24 Warga Wulanggitang Mengungsi di Mego, Polres Sikka Kasih Bantuan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 15 November 2024 - 19:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 227 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolres Sikka Kompol Nofi Posu memberikan bantuan kepedulian kepada 24 warga Kecamatan Wulanggitang yang mengungsi di Desa Dobo Nuapu'u Kecamatan Mego, Junat (15/11)

Wakapolres Sikka Kompol Nofi Posu memberikan bantuan kepedulian kepada 24 warga Kecamatan Wulanggitang yang mengungsi di Desa Dobo Nuapu'u Kecamatan Mego, Junat (15/11)

Adapun bantuan yang diberikan berupa makanan dan minuman seperti beras, indomie, air mineral, telur, dan ikan. Bantuan kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Sikka untuk meringankan beban pengungsi asal Flotim, sekaligus bagian dari upaya melindungi pengungsi dari kemungkinan terjadinya risiko sosial.

Baca Juga :  Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Pada saat itu Wakapolres Sikka Kompol Nofi Posu mengimbau serta mengajak Kasie Kesos Kecamatan Mego, Penjabat Kepala Desa Dobo Nuapu’u agar terus melakukan bimbingan rohani kepada para pengungsi sehingga kuat menghadapi musibah bencana alam ini.

Hadir saat misi kemanusiaan ini antara lain Camat Mego Agustinus Yerri Friets Moa, Kasie Kesos Mego Alexius Dani, Penjabat Kepala Desa Dobo Nuapu’u, Gabriel Berkmans Gois, Sekretaris Desa Dobo Nuapu’u Paulus Engasius Pasel, dan perangkat Desa Dobo Nuapu’u.*** (eny)

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru