Sudah 7 Edisi Pilkada, Petahana di Sikka Gagal Kasih Dobel

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 29 November 2024 - 10:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,765 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan Calon Paket Romantis saat Debat pada Oktober 2024 lalu di Gedung SCC

Pasangan Calon Paket Romantis saat Debat pada Oktober 2024 lalu di Gedung SCC

Posisi Romantis jauh di bawah Suitbertus Amandus dan Robertus Ray (SARR) yang mendapat 48.408 suara atau setara 34,61 persen.

Laurentius Say
Laurensius Say ditetapkan sebagai Bupati Sikka Periode 1967-1972 oleh Menteri Dalam Negeri.

Sebelumnya melalui proses Rapat Pleno Terbuka DPRD Gotong Royong, 17 anggota Dewan memilih 3 calon. Stanislaus Rosario da Gama mendapat dukungan 8 suara, Laurentius Say 5 suara, dan Hendrik Laban 4 suara. Dua calon yang mendapat suara terbanyak diteruskan ke Mendagri untuk mendapatkan penetapan.

Setelah Periode 1967-1972, masa jabatan Laurensius Say diperpanjang 1 tahun sebagai Pejabat Bupati Sikka hingga September 1973.

Veteran pejuang Angkatan 1945 kelahiran Desa Umauta Kecamatan Bola itu kembali terpilih sebagai Bupati Sikka untuk Periode 1973-1978. Kala itu 20 anggota DPRD Sikka memilih Laurentius Say melalui aklamasi, sebuah proses politk yang waktu itu sedang dikembangkan di Indonesia.

Baca Juga :  Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Woda Pale
Daniel Woda Pale terpilih sebagai Bupati Sikka Periode 1978-1983 melalui Rapat Pleno Terbuka DPRD Sikka pada 17 Maret 1978. Dia memperoleh 12 suara, unggul jauh dari Gregorius Jeti 1 suara, Yan Entoh 2 suara, Juven Pareira Mandalangi 3 suara, dan 1 suara abstain.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:12 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Berita Terbaru

Daerah

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:35 WITA