Gunung Lewotobi Naik Status Awas, Sering Terlihat Sinar Api

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 13 Februari 2025 - 11:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 695 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Lewotobi Laki-Laki (foto: istimewa)

Gunung Lewotobi Laki-Laki (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur Propinsi NTT kembali naik status. Sebelumnya, gunung setinggi 1.703 meter di atas permukaan laut itu berada pada Level III (Siaga), dan kini sejak Kamis (13/2) pukul 03.00 Wita meningkat menjadi Level IV (Awas).

Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid, dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Kamis (13/2) pagi, menjelaskan meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki ditandai dengan peningkatan kegempaan yang mengakibatkan potensi erupsi.

Menurut Muhammad Wafid, pada periode 3 Januari 2025 hingga 13 Pebruari 2025 tercatat sebanyak 987 kali gempa embusan, 388 kali harmonik, 59 kali gempa low frequency.

Selain itu, tercatat pula 17 kali gempa vulkanik dangkal, 267 gempa vulkanik dalam, 57 kali gempa tektonik, 247 gempa tektonik jauh, dan 3 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 1,4-7,4 milimeter.

Baca Juga :  Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

“Pada periode ini gempa vulkanik dalam terekam jumlahnya meningkat dari periode sebelumnya. Hal ini mengindikasikan aktivitas magma dalam kantung magma Gunung Api Lewotobi Laki-laki bertambah dan menuju pada kedalaman yang dangkal,” ujar dia.

Muhammad Wafid menyebut terjadi kenaikan tinggi kolom erupsi 500-800 meter selama periode tersebut. Namun, kata dia, kolom abu lebih sering tidak teramati karena kabut.

Berita Terkait

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo
Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu
Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong
Gempa Tektonik 4,9 SR Guncang Sikka, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan
Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies
Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah
Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:25 WITA

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:28 WITA

Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WITA

Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WITA

Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WITA

Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:47 WITA

Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:32 WITA

Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:21 WITA

Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Berita Terbaru