Selamat Datang Jaringan

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 20 Februari 2025 - 10:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 2,310 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati dan Wakil Bupati Sikka mengenakan Pakaian Dinas Upacara

Bupati dan Wakil Bupati Sikka mengenakan Pakaian Dinas Upacara

Juventus dan Subandi harus berpikir keras meningkatkan PAD.
Banyak sekali sumber pendapatan yang belum dimaksimalkan. Kinerja dan semangat kerja instansi juga harus digairahkan.

Tahun ini target PAD Rp 122.744.621.614. Jika Juventus dan Subandi bisa melakukan terobosan hingga mencapai target, tentu ini akan menjadi role model. Tapi jika capaiannya standar saja, artinya Juventus dan Subandi pun tidak ada keistimewaan apapun. PAD menjadi salah satu tolok ukur kemampuan pemimpin dalam mengorganisir pemerintahan.

Masalah di sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, koperasi, UMKM, kependudukan, ketenagakerjaan, ketahanan pangan, dan lain-lain, terus datang silih berganti. Litania-nya terlalu panjang untuk diuraikan. Juventus dan Subandi perlu belajar secara baik semua persoalan, dan mencarikan jalan keluarnya.

Konsep pentahelix yang diinisiasi Juventus dan Subandi, sejatinya bukan barang baru dalam sejarah pemerintahan di Kabupaten Sikka. Baik juga konsep ini disempurnakan lagi dengan gaya dan cara Juventus dan Subandi, sehingga lebih terlihat kolaboratif dan  partisipatif untuk memecahkan berbagai persoalan di daerah ini.

Baca Juga :  Bupati Sikka "Tampar" ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Di tengah segudang masalah klasik itu, Juventus dan Subandi juga dilingkari dengan janji-janji politik selama proses Pilkada. Ini adalah kewajiban yang perlu dituntaskan selama masa pengabdian. Masyarakat tentu akan kawal dan tagih.

Tidak ada alasan bagi Juventus dan Subandi untuk mangkir dari janji politik sambil berargumentasi diplomatis. Kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat sepertinya bakal dijadikan tameng oleh semua kepala daerah termasuk Juventus dan Subandi.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:12 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Berita Terbaru

Daerah

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:35 WITA