Selamat Datang Jaringan

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 20 Februari 2025 - 10:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 2,275 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati dan Wakil Bupati Sikka mengenakan Pakaian Dinas Upacara

Bupati dan Wakil Bupati Sikka mengenakan Pakaian Dinas Upacara

Beberapa daerah tidak ada jaringan listrik. Gelap. Kalau hanya sekedar terang, masyarakat masih bisa siasati dengan lampu gas, api unggun, atau lilin. Tapi soalnya tidak sesederhana itu. Untuk apa ada pemerintah? Untuk apa ada perusahaan listrik milik negara?

Korupsi masih marak di Sikka. Paling tinggi terjadi di sektor pengadaan barang dan jasa. Tugas berat Juventus dan Subandi adalah meminimalisir perilaku koruptif.

Ikan busuk dari kepala. Juventus dan Subandi juga harus bersih, sebelum membersihkan yang lain. Jangan sampai korupsi makin menjadi karena justeru adanya niat terselubung Juventus dan Subandi.

Dari kasus korupsi yang terjadi, ternyata banyak sekali cara menggerogoti uang negara. Praktik-praktik busuk ini bisa dilakukan secara sendiri, bisa juga bergerombol. Bahkan tidak jarang kuat indikasi keterlibatan orang penting, meski yang ini sulit terungkap.

Juventus dan Subandi harus bebas dari muatan korupsi. Paling rentan terjadi adalah intervensi atas pemenang lelang proyek atau penunjukkan langsung. Mental balas budi dan balas jasa kepada Tim Sukses bisa menjadi beban yang menjerumuskan Juventus dan Subandi ke ruang gelap.

Baca Juga :  Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Penataan birokrasi masih terlihat pincang. The right man on the right place, masih sebatas pemanis bibir. Promosi, mutasi, reposisi, dan penempatan seorang ASN dalam sebuah jabatan, belum ideal. Tidak jarang kebijakan ini sarat kepentingan politik, kental nepotisme, dan mungkin juga uang pelicin.

Berita Terkait

Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:00 WITA

PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi

Berita Terbaru

Salah satu rumah warga mengalami rusak berat akibat guncangan gempa bumi tektonik di Flores

Bencana Alam

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agu 2026 - 10:45 WITA