Beberapa daerah tidak ada jaringan listrik. Gelap. Kalau hanya sekedar terang, masyarakat masih bisa siasati dengan lampu gas, api unggun, atau lilin. Tapi soalnya tidak sesederhana itu. Untuk apa ada pemerintah? Untuk apa ada perusahaan listrik milik negara?
Korupsi masih marak di Sikka. Paling tinggi terjadi di sektor pengadaan barang dan jasa. Tugas berat Juventus dan Subandi adalah meminimalisir perilaku koruptif.
Ikan busuk dari kepala. Juventus dan Subandi juga harus bersih, sebelum membersihkan yang lain. Jangan sampai korupsi makin menjadi karena justeru adanya niat terselubung Juventus dan Subandi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari kasus korupsi yang terjadi, ternyata banyak sekali cara menggerogoti uang negara. Praktik-praktik busuk ini bisa dilakukan secara sendiri, bisa juga bergerombol. Bahkan tidak jarang kuat indikasi keterlibatan orang penting, meski yang ini sulit terungkap.
Juventus dan Subandi harus bebas dari muatan korupsi. Paling rentan terjadi adalah intervensi atas pemenang lelang proyek atau penunjukkan langsung. Mental balas budi dan balas jasa kepada Tim Sukses bisa menjadi beban yang menjerumuskan Juventus dan Subandi ke ruang gelap.
Penataan birokrasi masih terlihat pincang. The right man on the right place, masih sebatas pemanis bibir. Promosi, mutasi, reposisi, dan penempatan seorang ASN dalam sebuah jabatan, belum ideal. Tidak jarang kebijakan ini sarat kepentingan politik, kental nepotisme, dan mungkin juga uang pelicin.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












