“Lantai tidak dikeramik, dan plafon pun tidak seluruhnya dipasang,” ungkap dia.
Meski demikian, Fraksi Partai Gerindra mengapreasiasi beberapa pihak ketiga yang
secara sukarela membangun fasilitas tambahan sebagai salah satu bentuk sumbangan bagi sekolah atas pekerjaan utama yang sudah mereka selesaikan.

Temuan juga diangkat Fraksi Partai Perindo, seperti pembangunan sarana prasarana SD dan SMP pada wilayah Kecamatan Nelle, Koting, Lela dan Waigete.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sesuai pengamatan Fraksi, hasil pengerjaan proyek tersebut tidak maksimal. Dinas PKO harus kaji kembali melalui Rapat Komisi,” saran Sekretaris Fraksi Partai Gerindra Marthen Luther Adji.
Fraksi Partai Perindo menyebut di SDI Kode Kecamatan Nelle terdapat 4 ruang kelas dalam keadaan rusak sedang. Lalu di SDI Koting Kecamatan Koting terjadi longsor di samping dinding antara ruang kelas dan ruang guru yang menyebabkan turap penahan sepanjang 30 meter jebol.
Temuan lain yakni bangunan MCK di SMP Negeri II tidak dapat digunakan karena tukang tidak menyerahkan kunci. Termasuk juga tidak adanya sarana prasarana yang urgen sebagai alat bantu utama dalam proses belajar mengajar seperti laptop, infocus dan dan printer multifungsi.


Ikuti Kami
Subscribe












