Terungkap! Surat  Kemenkes terkait Dokter Anestesi di Sikka, Ternyata Terendam di “Jaringan Lumpur”

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 15 April 2025 - 21:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,914 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Sikka Yoseph Don Bosko

Anggota DPRD Sikka Yoseph Don Bosko

Maumere-SuaraSikka.com: Anggota DPRD Sikka Yoseph Don Bosko membongkar fakta tentang adanya surat dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan. Surat tersebut terkait masalah dokter anastesi di RSUD TC Hillers Maumere di Kabupaten Sikka.

Surat tersebut bernomor PT.03.03/F.VI/287/2025 tertanggal 3 Maret 2025, dengan sifat segera dan perihal Jawaban Penyelesaian Permasalahan PPDS di RSUD TC Hillers Maumere.

Surat itu ditandatangani Direktur Pembinaan dan Pengawasan Sumber Daya Manusia Kesehatan Dokter Zubaidah Elvia. Dalam surat tersebut jelas disampaikan bahwa surat itu ditujukan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka dan Direktur RSUD TC Hillers Maumere.

Anehnya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Sikka Petrus Herlemus dan Direktur RSUD TC Hillers Maumere Dokter Clara Francis yang dihubungi usai Rapat Kerja di DPRD Sikka, Selasa (15/4), mengaku belum menerima surat dimaksud. Sepertinya surat Kemenkes terendam di “jaringan berlumpur” sehingga tidak diketahui keberadaannya.

Baca Juga :  8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Diketahui bahwa surat Kemenkes tersebut sebagai jawaban atas surat Direktur RSUD TC Hillers Maumere Nomor RSUD/61/II/2025 tanggal 7 Pebruari 2025 perihal Pemberitahuan PGDS Tubel dan Permasalahan Ketiadaan Dokter Spesialis Anestesi, yang ditujukan kepada Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan.

Dalam surat tersebut, Dokter Zubaidah Elvia menyebut sejumlah nama dokter seperti Dokter Yosefina HTL Djati, Dokter Ronmy Andika Kurniawan, Dokter Remidazon Rudolfus Riba, Dokter Decky Ano, dan Dokter Aria Purnama.

Berita Terkait

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru