

Maumere-SuaraSikka.com: Sepasang bayi kembar berusia 4 bulan dari Desa Kringa Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka dievakuasi ke Maumere pukul 01.00 Wita dinihari, Rabu (18/6). Hal ini untuk menghindari derasnya debu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki yang menghantam wilayah Kringa dan sekitarnya.
Bayi kembar ini dievakuasi bersama ibu kandung bernama Anastasia Lewar, yang membawa juga 2 anak laki yang masih kecil. Supaya tidak mengalami kendala karena harus mengurus 4 anak, Anastasia Lewar mengajak juga seorang keluarga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Anastasia Lewar mengaku memilih mengungsi ke Maumere karena suasana yang sangat mencekam sekali akibat derasnya debu vulkanik. Dia kuatir kesehatan anak-anaknya terganggu.
“Debu vulkanik kencang sekali, sehingga saran keluarga sebaiknya ke Maumere,” ujar dia di Maumere.
Dinihari itu kebetulan ada petugas BPBD Sikka yang sigap melakukan monitoring menyusul letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki. Sejumlah warga pun langsung dievakuasi ke Rumah Singgah Maumere menggunakan mobil operasional BPBD Sikka.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












