“Tadi malam mereka langsung turun, antara lain evakuasi warga dari Kringa,” jelas Bupati Sikka.
Hingga saat ini, kata dia, belum ada pengungsi yang ditempatkan pada kamp-kamp pengungsi. Untuk sementara, baru ada 19 warga yang dievakuasi ke Rumah Sunggah, dan beberapa warga lain di Puskesmas Waigete dan Puskesmas Beru.
Dia menambahkan pihaknya juga telah mengikuti rapat koordinasi bersama pemerntah propinsi dan pemerintah pusat terkait langkah-langkah penanganan. Dari rapat koordinasi tersebut, Bupati Sikka akan menindaklanjuti dengan rapat koordinasi tingkat daerah bersama unsur Forkopimda Sikka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat koordinasi tingkat daerah, kata dia, terutama menyangkut status bencana. Untuk hal ini, forum rapat koordinasi akan merespons rekomendasi kaji cepat dari Tim Reaksi Cepat (TRC).
Bupati Sikka berharap kondisi debu vulkanik Gunung Lewotobo Laki-Laki berangsur pelan-pelan menghilang sehingga warga masyarakat Kabupaten Sikka bisa kembali melaksanakan rutinitas secara normal.
Sebagaimana diketahui Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flotim Propinsi NTT kembali meletus, Selasa (17/6) sekitar pukul 17.35 Wita. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












