Melchias Mekeng yang memiliki rekam jejak panjang di Partai Golkar, termasuk pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum dan Ketua Badan Anggaran DPR RI, menegaskan bahwa dorongan dari segelintir kader tersebut tidak perlu ditanggapi secara serius. Dia menganggap dorongan tersebut tidak relevan untuk diperdebatkan dalam situasi politik internal partai saat ini.
Menurut Melchias Mekeng, Partai Golkar memiliki mekanisme internal yang solid dan harus dihormati seluruh kadernya. Melchias Mekeng menekankan bahwa Partai Golkar beroperasi berdasarkan aturan main yang jelas dan baku.
“Tidak perlu ditanggapi karena Partai punya AD/ART serta peraturan yang harus ditaati. Ini bukan era Cendana,” tegas dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, Rafik Datuk Rajo Kuaso mengemukakan bahwa hubungan antara Keluarga Cendana dan Partai Golkar adalah ikatan historis yang tidak bisa dihapus atau dipisahkan dari perjalanan panjang partai.
Dia menegaskan fondasi kekuatan Partai Golkar saat ini merupakan warisan dari nilai-nilai yang ditanamkan Soeharto dan keluarganya.
“Keluarga besar Presiden Soeharto sudah menanamkan nilai, visi maupun misi sejak pendirian Golkar. Karena itu juga Golkar jadi salah satu kekuatan politik besar,” kata Rafik Datuk Rajo Kuaso, Kamis (21/8).
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












