Lebih dari sekadar ikatan sejarah, Rafik Datuk Rajo Kuaso melihat figur Tutut memiliki kapasitas dan posisi yang sangat strategis untuk menjawab tantangan internal partai saat ini. Bagi dia, Tutut diyakini mampu menjadi jembatan yang menyatukan kembali berbagai faksi, kader, dan simpatisan Partai Golkar yang mungkin terpolarisasi.
Kemampuan ini, menurutnya, vital untuk memperkuat kembali jaringan partai hingga ke tingkat akar rumput.
“Ibu Tutut bisa jadi jembatan generasi lama dan generasi baru Partai Golkar,” kata Rafik Datuk Rajo Kuaso.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Apalagi, tambah dia, Mbak Tutut dinilai sudah berpengalaman dalam politik, ketokohan yang mumpuni, serta mempunyai jaringan sosial politik besar.
Bagi para pendukungnya di internal, kepemimpinan Tutut diyakini akan menjadi katalisator yang menghidupkan kembali gairah dan semangat juang partai.
Kehadirannya di kursi nomor satu Partai Golkar diharapkan dapat menyuntikkan energi baru, sekaligus menjadi magnet elektoral yang kuat, terutama bagi basis pemilih tradisional yang masih menyimpan ikatan emosional mendalam dengan sejarah partai.
Optimisme tinggi terpancar dari pernyataan Rafik Datuk Rajo Kuaso. Dia percaya di bawah komando Tutut Soeharto, Partai Golkar tidak hanya akan solid kembali.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












