Masalah ketiadaan dokter anestesi di RSUD TC Hillers Maumere cukup meresahkan. Bayangan ketakutan terjadinya risiko kepada pasien yang membutuhkan pelayanan dokter anestesi, kembali mengganggu. Apalagi, pengalaman sebelumnya, pernah terjadi hingga pasien meninggal.
Persoalan semakin menguatirkan sebagaimana disampaikan Wakil Ketua DPRD Sikka Herlindis da Rato. Menurut wakil rakyat dari Fraksi Partai Perindo ini, dokter anestesi dari Kementerian Kesehatan juga mulai mengeluh karena harus sendiri melayani pasien.
“Dia bilang kalau tidak ada tambahan, maka dia minta pulang,” ungkap Herlindis da Rato.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terhadap kondisi seperti ini, RSUD TC Hillers Maumere tengah melakukan koordinasi dan menjajaki kerja sama dengan Udayana Bali dan UGM Jogjakarta.
“Hari Senin mendatang kami akan bahas kerja sama dengan Udayana,” ujar Avelinus Marianus.
Namun kerja sama seperti ini, sifatnya masih sementara. Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi berharap ada kebijakan berani dengan mengirimkan calon dokter anestesi yang dibiayai oleh pemerintah daerah. Dia mengaku sudah membicarakan hal ini dengan Udayana Kupang.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












