Gubernur NTT Sebut Program JKN Jawaban Akses Kesehatan bagi Masyarakat

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 16 September 2025 - 07:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 105 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTT Emanuel Melliades Laka Lena bicara tentang BPJS Kesehatan di Maumere, Sabtu (6/9)

Gubernur NTT Emanuel Melliades Laka Lena bicara tentang BPJS Kesehatan di Maumere, Sabtu (6/9)

“Masyarakat juga penting untuk menjaga pola hidup sehat. Tidak merokok atau minum-minuman beralkohol. Semua ingin sehat tetapi kalau masih melakukan budaya hidup yang tidak sehat maka tidak bisa menjadi sehat,” saran dia.

Gubernur NTT mengatakan pembiayaan peserta JKN ada yang dari anggaran daerah maupun anggaran pemerintah pusat. Selain itu ada segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), Pekerja Penerima Upah (PPU) dari badan usaha dan PNS, TNI/POLRI. Dia meminta seluruh masyarakat sudah menjadi peserta JKN aktif.

Dia juga menyoroti terkait Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah pemerintah untuk mencukupi kebutuhan gizi bagi anak-anak generasi muda. Seluruhnya berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat. Dia mengatakan anggaran APBD dan APBN untuk kesehatan sangat besar. Segala potensi di berbagai sektor harus dapat memberikan manfaat untuk kemaslahatan masyarakat daerah.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Maumere Dina Anjayani mengatakan saat ini Kabupaten Sikka memiliki cakupan kepesertaan 97,88% dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 76,60%. Dia menambahkan Pemerintah Kabupaten Sikka telah melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terhadap Universal Health Coverage (UHC) Prioritas/UHC Non Cut Off.

“Pemerintah Kabupaten Sikka telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dengan PKS UHC Prioritas. Peserta yang didaftarkan oleh pemda mendapatkan privilege untuk terdaftar langsung aktif tanpa masa administrasi lagi, sehingga peserta bisa dapat langsung mengakses layanan pada saat membutuhkan. Namun kami berharap hai ini dapat dipertahankan dengan jumlah peserta aktif yang mencapai minimal 80%,” ungkap Dina Anjayani

Baca Juga :  Praperadilan Dugaan TPPO Eltras Pub di Maumere, Tidak Ada Perbuatan Melawan Hukum

Dia juga mengajak masyarakat untuk melakukan skrining riwayat kesehatan. Dia mengatakan hal tersebut sangat mudah dilakukan tanpa membutuhkan waktu lama. Peserta JKN, kata dia, dapat melakukan skrining riwayat kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) dengan nomor WhatsApp 08118165165, serta melalui tautan https:// webskrining.bpjs kesehatan.go.id

Berita Terkait

Hakim Tolak Praperadilan Penetapan dan Penahanan Tersangka TPPO Eltras Pub Maumere
Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD
Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain
Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas
Pater Otto Gusti Madung Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Filsafat Politik
Satu Lagi Perusahaan Penempatan PMI Hadir di Sikka
Warga Kelurahan Kabor di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Tamu, Jenazah Dikerubungi Lalat
Penyidik Polres Sikka Bakal Periksa Novi di Mapolda Jabar
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:40 WITA

Hakim Tolak Praperadilan Penetapan dan Penahanan Tersangka TPPO Eltras Pub Maumere

Selasa, 21 April 2026 - 19:22 WITA

Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD

Selasa, 21 April 2026 - 08:58 WITA

Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain

Selasa, 21 April 2026 - 07:37 WITA

Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas

Jumat, 17 April 2026 - 19:51 WITA

Satu Lagi Perusahaan Penempatan PMI Hadir di Sikka

Jumat, 17 April 2026 - 10:44 WITA

Warga Kelurahan Kabor di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Tamu, Jenazah Dikerubungi Lalat

Kamis, 16 April 2026 - 10:21 WITA

Penyidik Polres Sikka Bakal Periksa Novi di Mapolda Jabar

Rabu, 15 April 2026 - 12:12 WITA

Perlawanan Kader Nasdem Sikka, Tuntut Tempo Minta Maaf

Berita Terbaru