


Maumere-SuaraSikka.com: Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IFTK Ledalero bersama GMNI Sikka, Senin (3/11), bergandengan tangan turun ke jalan. Mereka menggelar aksi di Kantor Bupati Sikka di Jalan Eltari Maumere.
Dua isu penting diangkat dalam aksi kali ini. Dari baliho yang dibentangkan, tampak tertulis jelas, seruan aksi yang digaungkan yakni Hadirkan Dokter Anestesi dan Tolak Penutupan Penghentian Aktifitas Pasar Wuring.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Massa aksi berkumpul di Jalan Pos, persis di depan GMIT Kalvari. Mereka mengenakan atribut jelas. Tampak juga Direktur CV Bengkunis Jaya Waode Karmula Wati dan beberapa pedagang Pasar Wuring.
Massa aksi mulai bergerak secara longmarch ke Kantor Bupati Sikka pada pukul 09.40 Wita. Mereka tidak langsung ke lokasi yang dituju, tapi masih berputar melewati Kampus Unipa Maumere, dan seterusnya hingga titik lokasi aksi.
Tidak ada pengawalan khusus dari pihak keamanan. Hanya terlihat beberapa personil SatIntel Polres Sikka di titik kumpul, dan mengikuti longmarch hingga ke Kantor Bupati Sikka.
Sebagaimana diketahui, Kabupaten Sikka seringkali mengalami ketiadaan dokter anestesi sejak 1 tahun belakangan ini. Terakhir pada bulan lalu, Sikka mengalami ketiadaan dokter anestesi dan dokter obgyn.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












