IFTK Ledalero dan GMNI Sikka Turun ke Jalan, Hadirkan Dokter Anestesi, Tolak Penghentian Aktifitas Pasar Wuring

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 3 November 2025 - 10:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 905 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi IFTK Ledalero dan GMNI Sikka, Senin (3/11)

Aksi IFTK Ledalero dan GMNI Sikka, Senin (3/11)

Maumere-SuaraSikka.com: Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IFTK Ledalero bersama GMNI Sikka, Senin (3/11), bergandengan tangan turun ke jalan. Mereka menggelar aksi di Kantor Bupati Sikka di Jalan Eltari Maumere.

Dua isu penting diangkat dalam aksi kali ini. Dari baliho yang dibentangkan, tampak tertulis jelas, seruan aksi yang digaungkan yakni Hadirkan Dokter Anestesi dan Tolak Penutupan Penghentian Aktifitas Pasar Wuring.

Massa aksi berkumpul di Jalan Pos, persis di depan GMIT Kalvari. Mereka mengenakan atribut jelas. Tampak juga Direktur CV Bengkunis Jaya Waode Karmula Wati dan beberapa pedagang Pasar Wuring.

Massa aksi mulai bergerak secara longmarch ke Kantor Bupati Sikka pada pukul 09.40 Wita. Mereka tidak langsung ke lokasi yang dituju, tapi masih berputar melewati Kampus Unipa Maumere, dan seterusnya hingga titik lokasi aksi.

Baca Juga :  Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Flores Timur NTT, Puluhan Rumah Rusak

Tidak ada pengawalan khusus dari pihak keamanan. Hanya terlihat beberapa personil SatIntel Polres Sikka di titik kumpul, dan mengikuti longmarch hingga ke Kantor Bupati Sikka.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Sikka seringkali mengalami ketiadaan dokter anestesi sejak 1 tahun belakangan ini. Terakhir pada bulan lalu, Sikka mengalami ketiadaan dokter anestesi dan dokter obgyn.

Berita Terkait

Masyarakat Desa Wolorega dan Rejo di Paga-Sikka Gotong Royong Perbaiki Ruas Jalan Tanangalu-Paipenga, Kendaraan Bermotor Sudah Bisa Melintas
Soeratin U17 dan Pertiwi di Sikka, Flotim Masih Berpeluang Gelar Liga 4 ETMC
Pamit Pulang ke Kojagete, Ibu dan Anak Hilang 9 Hari
Kasus Matinya Noni, Dokter FX Lameng Ingatkan Penyidik Wajib Lakukan Autopsi Mayat dan Tes DNA
Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Flores Timur NTT, Puluhan Rumah Rusak
132 Desa di Sikka Laksanakan Pilkades Serentak, Telan Biaya 3 Miliar Lebih
TPG THR dan Gaji 13 Sudah Terealisasi, Guru-Guru Sampaikan Terima Kasih kepada Dinas PKO Sikka
Perlawanan Roy Rening, Ajukan PK Penerapan “Pasal Karet” dan “Multitafsir”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 10:59 WITA

Masyarakat Desa Wolorega dan Rejo di Paga-Sikka Gotong Royong Perbaiki Ruas Jalan Tanangalu-Paipenga, Kendaraan Bermotor Sudah Bisa Melintas

Jumat, 10 April 2026 - 21:37 WITA

Soeratin U17 dan Pertiwi di Sikka, Flotim Masih Berpeluang Gelar Liga 4 ETMC

Jumat, 10 April 2026 - 09:51 WITA

Pamit Pulang ke Kojagete, Ibu dan Anak Hilang 9 Hari

Kamis, 9 April 2026 - 10:18 WITA

Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Flores Timur NTT, Puluhan Rumah Rusak

Rabu, 8 April 2026 - 13:48 WITA

132 Desa di Sikka Laksanakan Pilkades Serentak, Telan Biaya 3 Miliar Lebih

Rabu, 8 April 2026 - 08:49 WITA

TPG THR dan Gaji 13 Sudah Terealisasi, Guru-Guru Sampaikan Terima Kasih kepada Dinas PKO Sikka

Senin, 6 April 2026 - 20:36 WITA

Perlawanan Roy Rening, Ajukan PK Penerapan “Pasal Karet” dan “Multitafsir”

Sabtu, 4 April 2026 - 09:37 WITA

Meski Terkendala Jaringan, Dinas PKO Sikka Lakukan Proses Pembayaran TPG THR dan Gaji 13

Berita Terbaru

Ibu dan anak di Kojagete dikabarkan hilang sejak 1 April 2026

Daerah

Pamit Pulang ke Kojagete, Ibu dan Anak Hilang 9 Hari

Jumat, 10 Apr 2026 - 09:51 WITA