


Maumere-SuaraSikka.com: Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) selalu menjadi andalan bagi banyak keluarga Indonesia. Salah satu peserta JKN, Frans Riyadi Rihi, warga Kabupaten Sikka bersyukur dia dan anggota keluarga sudah terlindungi Program JKN.
“Saya dan anggota keluarga bersyukur sudah menjadi peserta JKN. Kami selalu berobat dengan Program JKN. Saya, istri dan anak-anak merasa lega karena kalau sakit cukup kasih tunjuk identitas peserta JKN dan bisa langsung dilayani,” ujar Frans Rihi, Senin (10/11).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
PNS pada lingkup Pemkab Sikka mengaku tujuannya datang ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Maumere untuk mengecek kepesertaan ibu mertuanya. Beruntungnya ibu mertuanya sudah menjadi peserta JKN dari pensiunan tempatnya bekerja dulu. Frans merasa tenang karena ibu mertuanya sudah terlindungi Program JKN.
“Saya datang ke sini untuk mendaftarkan mama mertua sebagai peserta JKN, ternyata mama sudah terdaftar jadi peserta dari tempat kerjanya dulu. Kebetulan mama mau cek mata karena penglihatan mama tidak terlalu jelas, dan disarankan untuk operasi katarak pakai Program JKN,” ujar dia.
Frans mengutarakan beberapa kali dia mengakses pelayanan kesehatan. Pernah suatu kali dia sakit dan dirawat di rumah sakit. Saat itu dia dirawat dan meminta hak kelas yang lebih tinggi. Dia sadar betul bahwa peserta JKN harus menggunakan sesuai hak kelasnya. Jika naik kelas maka akan ada selisih biaya yang harus ditanggung pasien.
“Saya pernah dirawat di rumah sakit, waktu itu saya minta dirawat di ruang rawat paviliun, karena saya minta hak kelas yang lebih tinggi, maka saya membayar selisih. Namun itu sangat terjangkau karena saya hanya membayar selisih biaya kelas kamar. Saya juga sudah mengetahui hal itu,” ujar dia.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe











