Lindungi Kesehatan Keluarga, Frans Rihi Bersyukur Ada Program JKN

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 24 November 2025 - 09:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 226 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frans Riyadi Rihi, peserta Program JKN

Frans Riyadi Rihi, peserta Program JKN

Maumere-SuaraSikka.com: Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) selalu menjadi andalan bagi banyak keluarga Indonesia. Salah satu peserta JKN, Frans Riyadi Rihi, warga Kabupaten Sikka bersyukur dia dan anggota keluarga sudah terlindungi Program JKN.

“Saya dan anggota keluarga bersyukur sudah menjadi peserta JKN. Kami selalu berobat dengan Program JKN. Saya, istri dan anak-anak merasa lega karena kalau sakit cukup kasih tunjuk identitas peserta JKN dan bisa langsung dilayani,” ujar Frans Rihi, Senin (10/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PNS pada lingkup Pemkab Sikka mengaku tujuannya datang ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Maumere untuk mengecek kepesertaan ibu mertuanya. Beruntungnya ibu mertuanya sudah menjadi peserta JKN dari pensiunan tempatnya bekerja dulu. Frans merasa tenang karena ibu mertuanya sudah terlindungi Program JKN.

Baca Juga :  Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

“Saya datang ke sini untuk mendaftarkan mama mertua sebagai peserta JKN, ternyata mama sudah terdaftar jadi peserta dari tempat kerjanya dulu. Kebetulan mama mau cek mata karena penglihatan mama tidak terlalu jelas, dan disarankan untuk operasi katarak pakai Program JKN,” ujar dia.

Frans mengutarakan beberapa kali dia mengakses pelayanan kesehatan. Pernah suatu kali dia sakit dan dirawat di rumah sakit. Saat itu dia dirawat dan meminta hak kelas yang lebih tinggi. Dia sadar betul bahwa peserta JKN harus menggunakan sesuai hak kelasnya. Jika naik kelas maka akan ada selisih biaya yang harus ditanggung pasien.

Baca Juga :  Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

“Saya pernah dirawat di rumah sakit, waktu itu saya minta dirawat di ruang rawat paviliun, karena saya minta hak kelas yang lebih tinggi, maka saya membayar selisih. Namun itu sangat terjangkau karena saya hanya membayar selisih biaya kelas kamar. Saya juga sudah mengetahui hal itu,” ujar dia.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA