Akses Mudah dan Cepat, Program JKN Bikin Greni Terkesima

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 4 Desember 2025 - 18:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 88 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antonela Anggreni Goan, warga Kabupaten Sikka peserta Program JKN

Antonela Anggreni Goan, warga Kabupaten Sikka peserta Program JKN

Maumere-SuaraSikka.com: Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberikan pelayanan mudah, cepat dan setara bagi pesertanya. Salah satu peserta JKN yang terkesima dengan pelayanan kesehatan yang diterima adalah Antonela Anggreni Goan.

Warga Desa Kloangbolat Kabupaten Sikka Propinsi NTT ini merasakan kemudahan mengakses layanan kesehatan saat dia dan keluarga berobat pada fasilitas kesehatan menggunakan Program JKN.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suatu waktu, sekitar Juni 2024, saat lagi libur kuliah, gadis berusia 21 tahun ini pernah mengalami sakit yang tidak tertahankan di bagian perut. Keluarga membawanya ke Unit Gawat Darurat (UGD) RS Santo Gabriel Kewapante. Lantaran terburu-buru, dia tidak membawa Kartu JKN.

Baca Juga :  Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

“Saya waktu itu hanya membawa KTP. Jadi cukup menyebutkan Nomor Induk Kependudukan, petugas rumah sakit langsung mengecek kepesertaan saya. Saya rasa mudah sekali karena tidak perlu bawa kartu. Saya rasa sangat cepat sekali, langsung dilayani dengan sigap,” cerita Greni di Kantor BPJS Kesehatan, Rabu (19/11).

Baca Juga :  Kolaborasi BPJS dan Gojek, Pastikan Pengemudi Mitra Terlindungi Program JKN

Greni mengatakan pelayanan tenaga medis di RS Santo Gabriel Kewapante sangat baik. Dia mendalatkan pelayanan yang baik dan cepat. Dia merasa tenang karena dalam kondisi mendadak tidak lagi memikirkan biaya karena sudah ditanggung Program JKN.

“Saya waktu itu dilayani dengan cepat sekali, saya diberikan infus, disuntikkan obat panas dan obat lambung. Petugas menanyakan kondisi yang saya rasakan. Setelah ditangani dan kondisi membaik, saya diperbolehkan pulang,” ujar dia.

Berita Terkait

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo
Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu
Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong
Gempa Tektonik 4,9 SR Guncang Sikka, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan
Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies
Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah
Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:25 WITA

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:28 WITA

Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WITA

Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WITA

Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WITA

Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:47 WITA

Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:32 WITA

Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:21 WITA

Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Berita Terbaru