Ino Bahagia, Istrinya Terbantu JKN Saat Jalani Persalinan

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 21:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 52 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aprianus Ino, warga Kabupaten Sikka, peserta Program JKN

Aprianus Ino, warga Kabupaten Sikka, peserta Program JKN

Maumere-SuaraSikka.com: Aprianus Ino, warga Kabupaten Sikka, bahagia sekali. Dia tidak bisa menyembunyikan rasa bahagia itu setelah istrinya melahirkan anak kembar di kehamilan anak pertama.

Laki-laki 34 tahun yang biasa disapa Ino itu mengaku pengalaman pertamanya ini sangat luar biasa sekali. Buat dia, Tuhan merencanakan hal baik dalam perjalanan rumah tangganya ke depan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ino pun membagikan cerita proses kehamilan istrinya dan proses lahiran yang semuanya ditanggung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dia bersyukur sekali karena pemerintah di desa tempat tinggalnya telah mendaftarkan dia dan istrinya menjadi peserta JKN.

Baca Juga :  Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

Sejak pertama kehamilan, istrinya selalu mengecek kandungan di Pondok Bersalin Desa (Polindes) dan puskesmas. Akses layanan di Polindes dan Puskesmas sangat baik. Apalagi istrinya sudah menjadi peserta JKN aktif.

Istrinya melahirkan di Rumah Sakit Santo Gabriel Kewapante. Dokter yang menangani merujuk istrinya melahirkan melalui proses caesar di rumah sakit. Ino sangat bahagia karena langsung dikaruniakan anak kembar. Kebahagian Ino bertambah karena proses persalinan buah hatinya ditanggung Program JKN.

Baca Juga :  Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

“Istri saya dirujuk dokter ke rumah sakit, di sana melahirkan secara caesar. Puji Tuhan proses lahiran lancar dan kondisi bayi sehat. Saya juga sangat terbantu dengan adanya Program JKN karena tidak perlu keluar biaya. Kalau harus bayar biaya. Istri saya dirawat di rumah sakit selama 8 hari, setelah sehat diperbolehkan pulang ke rumah. Pelayanan di rumah sakit, pelayanan dokter dan perawat sangat bagus,” ungkap Ino.

Berita Terkait

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo
Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu
Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong
Gempa Tektonik 4,9 SR Guncang Sikka, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan
Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies
Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah
Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:25 WITA

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:28 WITA

Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WITA

Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WITA

Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WITA

Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:47 WITA

Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:32 WITA

Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:21 WITA

Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Berita Terbaru