“Pada kesempatan yang baik ini Fraksi Partai Gerindra mengajak kita agar lebih jujur dan tulus kepada masyarakat Kabupaten Sikka. Jangan terus menerus menabur janji bohong pemanis bibir,” sindir Fraksi Partai Gerindra.
Menariknya, Fabianus Toa yang menjadi Jurubicara Fraksi Partai Gerindra tidak membacakan bagian narasi “tamparan” tersebut. Satu alinea dalam dokumen tertulis dilewatkan saja, mengundang tawa beberapa anggota DPRD Sikka. Belum diketahui, apakah hal tersebut mengandung unsur kesengajaan atau tidak.
Ketua Fraksi Partai Gerindra Fransiskus Stephanus Say menegaskan bagian yang tidak dibacakan Fabianus Toa merupakan satu kesatuan dalam dokumen Pendapat Akhir Fraksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ibarat Mercusuar
Dari panggung yang sama, Ketua Fraksi PKB Yoseph Karimanto Eri yang terkenal dengan suara-suara kritis konstruktif, juga menyentil semangat tagline jaringan luas yang diagung-agungkan Bupati dan Wakil Bupati Sikka pada masa kampanye.
“Paket JOSS jago jaringan tapi belum menguntungkan daerah selama 10 bulan ini. Paket JOSS jago lobi tapi masih seperti lampu mercusuar, masih samar-samar. Kami menanti pelangi itu tiba di Tahun Baru 2026 untuk Maumere Baru. Tunjukkan kepak sayapmu agar berfaedah bagi Nian Tana Sikka,” sentil mantan Wakil Ketua DPRD Sikka itu.
Stop Keluar Daerah
Wakil Ketua DPRD Sikka Gorgonius Nago Bapa yang memimpin Sidang Paripurna Penetapan APBD 2026, melengkapi “tamparan” kepada Bupati dan Wakil Bupati Sikka pada sesi penutupan sidang.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












