Andreas Hugo Pareira berharap Kanwil Ditjen Imigrasi NTT terus memperkuat pengawasan keimigrasian, terutama di wilayah pesisir dan perbatasan dengan melibatkan aparat penegak hukum dan partisipasi masyarakat setempat.

Pada bagian lain Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT Arvin Gumilang mengatakan 3 WNA asal Cina hendak membeli kapal di Desa Tablolong. Kapal itu digunakan sebagai kendaraan menuju Australia.
“Penangkapan terhadap 3 WNA Cina itu dilakukan usai adanya laporan yang masuk ke Imigrasi pada 7 Januari 2026 lalu terkait keberadaan 3 WNA itu,” kata Arvin, Minggu (11/1).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Arvin, 3 WNA itu menginap di salah satu hotel di Kota Kupang sambil mencari akses keberangkatan ilegal menuju Australia melalui jalur tidak resmi.
Menindaklanjuti informasi masyaralat, petugas Bidang Penegakan Hukum Keimigrasian dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjen Imigrasi NTT melakukan pemantauan tertutup terhadap pergerakan 3 WNA Cina tersebut.
Selama berada di Kota Kupang petugas Imigrasi terus memantau pergerakan mereka mulai dari pusat Kota Kupang hingga ke kawasan pesisir Pantai Tablolong yang dikenal rawan lintasan ilegal.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












