Bangunan Sekolah Belum Layak, 20 Siswa SMPN 49 Renggarasi Terpaksa KBM di SDK Paipenga

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 22:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 135 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan darurat di SMP Negeri 049 Renggarasi

Bangunan darurat di SMP Negeri 049 Renggarasi

Maumere-SuaraSikka.com: Bangunan darurat SMP Negeri 049 Renggarasi di Kecamatan Tanawawo Kabupaten Sikka belum layak digunakan untuk aktivitas pendidikan. Akibatnya 20 siswa sekolah itu terpaksa melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di SD Paipenga.

Jarak antara SMP Negeri 049 Renggarasi dan SD Paipenga kurang lebih 7 kilometer. Para pelajar Kelas 7 terpaksa berjalan kaki demi tuntutan masa depan yang lebih baik. Cuaca ekstrim yang belum saja berhenti, tidak menyurutkan semangat mereka untuk mendapatkan ilmu pengetahuan.

SMP Negeri 049 Renggarasi baru 1 tahun beroperasi sejak diresmikan pada Juni 2025 lalu. Sekolah ini hanya punya 1 bangunan darurat yang mestinya difungsikan sebagai ruang Kelas 7. Namun karena kuatir cuaca ekstrim, para siswa dialihkan mengikuti KBM di SD Peipenga.

Bangunam darurat SMP Negeri 049 Renggarasi diterjang angin kencang beberapa waktu lalu

Kepala SMP Negeri 049 Renggarasi Frederikus Bosco Beke mengatakan KBM di SD Paipenga dilaksanakan sejak tahun ajaran baru 2025/2026 hingga sekarang. Pilihan tersebut terpaksa dilakukan agar para siswa mendapatkan kenyamanan dalam KBM.

“Ada ruang kelas darurat untuk siswa, tapi karena kuatir hujan angin maka saya buat permohonan pinjam pakai 1 ruang kelas SD Paipenga untuk siswa. Ruangan kelas darurat kami gunakan untuk kantor dan kegiatan-kegiatan sekolah lainnya,” jelas dia.

Baca Juga :  Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Angin kencang belum lama ini menerpa SMP Negeri 049 Renggarasi, hingga atap bangunan darurat yang sementara ini dijadikan kantor pun melayang. Kursi dan meja pun mengalami kerusakan. Praktis kegiatan administrasi dan perkantoran di sekolah itu dilaksanakan dalam ruangan tanpa atap.

Berita Terkait

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WITA

Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terbaru