Sikka Belum Berlakukan KBM Normal

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 8 Januari 2021 - 19:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 24 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus virus corona di Kabupaten Sikka terus meningkat. Akibatnya kegiatan belajar mengajar (KBM) secara normal belum diberlakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo selaku Ketua Satgas Covid Sikka menjelaskan untuk saat ini masih diberlakukan KBM dengan metode dalam jaringan (daring) dan model shift.

“Belum ada KBM tatap muka yang normal,” jelas dia kepada wartawan, usai memimpin rapat evaluasi Satgas Covid Sikka di Kantor BPBD, Jumat (8/1).

Sebelumnya, dalam rapat evaluasi Satgas Covid Sikka, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Sikka Mayella da Cunha menyampaikan hasil pertemuan bersama pengawas sekolah di Kabupaten Sikka.

Baca Juga :  Anak-Anak di Nitunglea-Palue Lewati 5 Titik Longsoran Ekstrim Demi Ambil Bantuan Sembako

Dalam pertemuan internal tersebut, pengawas sekolah menyarankan KBM model daring dan shift dilanjutkan lagi 1 minggu ke depan sambil melihat perkembangan corona di daerah tersebut.

Mayella da Cunha mengatakan untuk tiga kecamatan dalam kota yakni Alok, Alok Barat, dan Alok Timur, KBM dilaksanakan secara daring. Hal ini karena kasus di tiga kecamatan ini cukup tinggi.

Baca Juga :  Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Sementara untuk 18 kecamatan lainnya, tambah dia, dianjurkan untuk melaksanakan KBM secara shift atau bergantian.

Dia menguraikan untuk tingkat sekolah dasar, kelas 1 hari Senin, kelas 2 hari Selasa, kelas 3 hari Rabu, kelas 4 hari Kamis, kelas 5 hari Jumat, dan kelas 6 hari Sabtu.

Lalu untuk tingkat sekolah menengah pertama, kelas 7 hari Senin dan Kamis, kelas 8 hari Selasa dan Jumat, serta kelas 9 hari Rabu dan Sabtu.

Pantauan media ini, hingga hari ini sekolah-sekolah masih diliburkan. KBM pun dilaksanakan secara daring.*** (eny)

Berita Terkait

Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi
Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat
Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo
Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura
Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar
PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:21 WITA

Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:33 WITA

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:00 WITA

PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Berita Terbaru

Salah satu rumah warga mengalami rusak berat akibat guncangan gempa bumi tektonik di Flores

Bencana Alam

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agu 2026 - 10:45 WITA