21 Pelajar SMK Negeri 1 Maumere Ikuti Uji Sertifikasi Kompetensi

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 26 April 2022 - 16:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 64 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pelajar Kelas XII Jurusan Teknik Jaringan Tenaga Listrik SMK Negeri 1 Maumere yang mengikuti Uji Sertifikasi Kompetensi, Selasa (26/4)

Para pelajar Kelas XII Jurusan Teknik Jaringan Tenaga Listrik SMK Negeri 1 Maumere yang mengikuti Uji Sertifikasi Kompetensi, Selasa (26/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 21 pelajar SMK Negeri 1 Maumere, Selasa (26/4), mengikuti uji sertifikasi kompetensi. Kegiatan ini erat kaitannya dengan pendidikan vokasi yang sudah berlangsung lama di sekolah itu.

Uji kompetensi sertifikasi kali ini melibatkan pelajar Kelas XII Jurusan Teknik Jaringan Tenaga Listrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan asesor atau orang yang memberikan penilaian terhadap kompetensi adalah Wisnu Yudo dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi PT Gema PDKB Semarang.

Para pelajar yang mengikuti uji kompetensi sertifikasi, sebelumnya telah melaksanakan praktik kerja lapangan (PKL) selama 5 bulan.

Adapun PKL dilaksanakan pada beberapa lokasi yakni PLN Larantuka, PLN Bajawa, PLN Ende, dan PLN Maumere.

Zoom.meeting acara pembukaan uji sertifikasi kompetensi bagi pelajar SMK Negeri 1 Maumere

Uji sertifikasi kompetensi dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting. Para peserta mengikuti uji sertifikasi kompetensi dari Lantai 2 SMK Negeri 1 Maumere.

Deddy Parera, selaku guru pembimbing mengatakan seharusnya 22 pelajar yang mengikuti uji sertifikasi kompetensi. Namun 1 orang di antaranya berhalangan.

Seorang peserta sedang mengikuti uji sertifikasi kompetensi sedang

Pelaksana Madya
Wisnu Yudo dalam penjelasan melalui virtual memastikan pelaksanaan uji vokasional melalui uji lisan atau wawancara yang dilakukan secara bergantian.

Materi uji kompetensi meliputi konfirmasi dan klarifikasi dari pengalaman kerja praktik siswa di lapangan sesuai unit kompetensi vokasional yang diujikan.

Baca Juga :  Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi

Dia menambahkan aspek kompetensi meliputi pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan
sikap kerja (attitude).

Kesimpulan hasil uji kompetensi berupa rekomendasi, yakni kompeten dan belum kompeten. Peserta yang dinyatakan kompeten akan mendapatkan sertifikasi pelaksana madya pengoperasian distribusi tegangan rendah.

Nantinya kesimpulan hasil uji kompetensi dituangkan dalam formulir penilaian portofolio kegiatan praktik kerja industri/lapangan yang ditandatangani peserta dan ketua tim uji.

“Kesimpulan hasil uji tersebut disampaikan kepada penanggungjawab LSK untuk diproses dan dilaporkan kepada Direktorat Jendeal Ketenagalistrikan (DJK),” ujar Wisnu Yudo.

Dia mengatakan bagi peserta yang dinyatakan kompeten, wajib menandatangani pakta integritas. Sedangkan yang belum kompeten bisa mengikuti uji ulang sesuai prosedur uji.

Kepala SMK.Negeri 1 Maumere Adelbertus Hasulie membuka kegiatan uji sertifikasi kompetensi, Selasa (26/4)

Tanggung Jawab Moral
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Maumere Adelbertus Hasulie dipercayakan membuka secara resmi pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi.

Dalam sambutannya, dia mengatakan pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi bagi 22 pelajar di sekolah itu merupakan bentuk tanggung jawab moral SMK Negeri 1 Maumere dalam mempersiapkan lapangan pekerjaan bagi lulusan dari sekolah tersebut.

“Peran pihak sekolah tidak hanya sebatas mengajar, mendidik dan melatih para siswa, namun harus juga mempersiapkan lapangan kerja,” ungkap dia.

Baca Juga :  Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Adelbertus Hasulie menyentil angka kemiskinan dan pengangguran di Indonesia terus meningkat setiap tahun. Buat dia, banyak faktor penyebab, namun yang paling dominan adalah kualitas sumber daya manusia, khususnya penguasaan teknoligi dan keterampilan.

Dalam konteks ini, kata dia, kehadiran SMK sebagai sebuah institusi pendidikan vokasi harus  menjadi bagian dan solusi bangsa, karena melalui SMK akan melahirkan manusia-manusia yang siap kerja, cerdas, dan kompetitif serta berkarakter, yang pada akhirnya menjadi pelaku-pelaku pembangunan.

Adelbertus Hasulie mengatakan tuntutan kualitas yang diminta industri semakin tinggi. Untuk memenangkan kompetisi, kata dia, diperlukan lulusan yang unggul, berkarakter, dan inovatif.

“Seyogyanya harus sudah diantisipasi sejak dini di bangku sekolah agar lulusan SMK dapat berkompetisi. Dan ini yang dilakukan SMK Negeri 1 Maumere,” ungkap dia.

Adelbertus Hasulie memberikan semangat dan motivasi kepada peserta uji sertifikasi kompetensi agar mengikuti kegiatan ini sebaik-baiknya.

“Ini adalah pintu masuk mengantar Anda memasuki dunia kerja,” spirit dia kepada para peserta.

Adelbertus Hasulie berharap melalui kegiatan uji sertifikasi kompetensi, SMK Negeri 1 Maumere terus mengobarkan api vokasi demi makin berkembangnya pendidikan vokasi, sehingga dapat mengatasi kemiskinan dan pengangguran.*** (eny)

Berita Terkait

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah
Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak
Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir
Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT
BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana
Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WITA

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:08 WITA

Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WITA

Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:01 WITA

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:35 WITA

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Berita Terbaru

Petugas kesehatan dari TNI memeriksa kesehatan penyintas gempa bumi yang hendak pulang ke rumah, Senin (24/8)

Bencana Alam

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:26 WITA

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sewaktu berkunjung ke Maumere, Rabu (19/8)

Bencana Alam

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:01 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka, Senin (24/8)

Bencana Alam

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agu 2026 - 21:35 WITA