Tim Pemeriksa Tidak Hanya Fokus Dugaan Pelecehan Kadis PKO Sikka, Sekda: Ada Beberapa Objek Pemeriksaan

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 28 Mei 2023 - 13:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 73 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana sebelum serah terima jabatan Kepala Dinas PKO Sikka di ruang kerja Sekda Sikka, Sabtu (27/5)

Suasana sebelum serah terima jabatan Kepala Dinas PKO Sikka di ruang kerja Sekda Sikka, Sabtu (27/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus dugaan pelecehan oleh Kadis PKO Sikka Yoseph Heriyanto Vandiron Sales, kini sedang ditangani Tim Pemeriksa yang dibentuk Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo.

Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera yang juga Ketua Tim Pemeriksa memastikan pihaknya tidak saja fokus pada laporan dugaan pelecehan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia beralasan dari pemeriksaan yang dilakukan diketahui ada informasi-informasi lain yang berkembang.

“Jadi, tidak hanya satu objek ini saja. Ada yang berkembang saat pemeriksaan, sehingga kami lakukan pengembangan, itu yang kami harus lihat secara baik,” jelas Sekda Sikka, Sabtu (27/5).

Sekda Sikka belum mau menjelaskan persoalan apa saja yang berkembang di luar kasus dugaan pelecehan.

“Karena ini masih dalam pemeriksaan, jadi kami belum bisa sampaikan,” ujar dia.

Munculnya objek pemeriksaan di luar laporan dugaan pelecehan, terindikasi dari saksi-saksi yang diperiksa.

Baca Juga :  Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Sebagian besar saksi merupakan staf Dinas PKO Sikka, seperti Kepala Bidang, Kepala Sub Bidang, hingga Bendahara.

Menurut Sekda Sikka, dengan pengembangan pemeriksaan pada beberapa objek, secara komprehensif pihaknya bisa menilai sejumlah aspek seperti leadership, kepemimpinan, dan perilaku komunikasi.

“Dengan demikian kami bisa ambil kesimpulan yang bisa lebih lengkap,” ujar dia.

Seorang narasumber yang minta namanya tidak ditulis mengatakan pemeriksaan pada beberapa objek lain di luar laporan dugaan pelecehan, dikuatirkan “menjerat” Tim Pemeriksa bertindak tidak profesional.

Mestinya objek-objek lain tersebut diperiksa tersendiri dan secara khusus, tidak disatukan dengan laporan dugaan pelecehan.

“Misalnya Tim Pemeriksa rekomendasikan terbukti, pertanyaannya, terbukti dalam perkara apa? Karena objek yang diperiksa banyak. Jangan sampai terbukti dalam perkara lain, tapi publik justeru menangkap terbukti dalam kasus pelecehan. Ini kan bahaya,” ujar dia memberi contoh.

Baca Juga :  Padam 5 Hari Akibat Gempa Bumi Tektonik, Listrik di Palue Kembali Nyala

Sebagaimana diketahui kasus dugaan pelecehan yang melibatkan Kadis PKO Sikka dilaporkan oleh Novi, staf pada Bagian Kepegawaian Dinas PKO Sikka kepada Bupati Sikka.

Berdasarkan laporan tersebut, Bupati Sikka membentuk Tim Pemeriksa berjumlah 5 orang. Pemeriksaan berlandaskan regulasi PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Merujuk Pasal 31 PP 94 Tahun 2021, kata Sekda Sikka, Kepala Dinas PKO harus diberhentikan sementara. Bupati Sikka telah menunjuk Asisten Administrasi Umum Setda Sikka Robertus Ray sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas PKO Sikka.

Serah terima jabatan Kepala Dinas PKO telah dilangsungkan pada Sabtu (27/5). Sejak diberhentikan sementara, Yoseph Heriyanto Vandiron Sales akan bertugas sebagai staf pada Badan Kepegawaian Daerah dan PSDM Kabupaten Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah
Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak
Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir
Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT
BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana
Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WITA

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:08 WITA

Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WITA

Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:01 WITA

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:35 WITA

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Berita Terbaru

Petugas kesehatan dari TNI memeriksa kesehatan penyintas gempa bumi yang hendak pulang ke rumah, Senin (24/8)

Bencana Alam

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:26 WITA

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sewaktu berkunjung ke Maumere, Rabu (19/8)

Bencana Alam

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:01 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka, Senin (24/8)

Bencana Alam

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agu 2026 - 21:35 WITA