Kisah Benyamin Pantang, Pulang Cuti, Ditahan Polisi, Lantaran Kasus Perdagangan Orang

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 Juli 2023 - 19:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 151 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Benyamin Pantang sedang berkomunikasi via telepon dengan istrinya, Selasa (11/7)

Benyamin Pantang sedang berkomunikasi via telepon dengan istrinya, Selasa (11/7)

Maumere-SuaraSikka
com: Nasib apes dialami Benyamin Pantang, mandor tukang semprot pada PT Karang Juang Hijau Lestari (KHL) di Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara.

Pria asal Desa Nampang Mas Kabupaten Manggarai Timur ini, pulang cuti setelah 10 tahun bekerja pada perusahaan yang menekuni bidang perkebunan kelapa sawit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika hendak kembali ke tempat kerjanya, dia justeru ditahan polisi di Pelabuhan Laurens Say Maumere, Minggu (11/7). Dia diduga terlibat tindakan perdagangan orang.

Benyamin Pantang diamankan bersama 32 tenaga kerja asal Manggarai Timur dan Manggarai yang hendak ikut bersamanya ke Kalimantan Utara. Ada juga 15 anak usia di bawah 5 tahun yang mengikuti orang tua mereka.

Laki-laki berusia 54 tahun ini diduga merekrut tenaga kerja dengan mekanisme non prosedural alias tenaga kerja ilegal untuk dipekerjakan pada PT KHL.

Sejak diamankan di Mapolres Sikka, Minggu (9/7), Benyamin Pantang diperiksa intensif penyidik Polres Sikka. Pemeriksaan berlanjut sampai Senin (10/7). Sementara tenaga kerja ilegal yang ikut bersamanya sudah dipulangkan ke Manggarai Timur.

“Yang lain sudah pulang semua. Tinggal saya saja,” ujar dia memelas, Selasa (12/7) di Reskrim Polres Sikka.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Benyamin Pantang mengelak disebut sebagai perekrut. Dia beralasan 32 warga Manggarai Timur dan Manggarai tersebut berinisiatif sendiri untuk bekerja pada PT KHL.

“Mereka datang ketemu saya, ada juga yang melalui telepon, minta agar mereka juga kerja di perusahaan tempat saya bekerja,” jelas dia.

Dia mengatakan 32 warga itu mengeluh kesulitan ekonomi. Mungkin saja, kata dia, karena melihat dirinya sudah sukses, 32 warga ini pun ingin mengadu nasib di Kalimantan supaya bisa sukses seperti dirinya.

Benyamin Pantang kemudian melakukan konsultasi dengan pihak perusahaan. Seperti gayung bersambut, perusahaan pun setuju Benyamin Pantang membawa 32 warga tersebut.

Sebagai dukungan persetujuan, perusahaan menerbitkan Surat Perintah Tugas yang isinya menugaskan kepada Benyamin Pantang menjemput tenaga kerja di NTT.

Selain Surat Perintah Tugas, perusahaan juga memberikan surat rekomendasi perekrutan dari Dinas Tenaga Kerja Propinsi NTT. Belakangan baru dia ketahui bahwa surat rekomendasi tersebut ternyata sudah tidak berlaku lagi.

Benyamin Pantang juga menyebutkan untuk kelancaran perjalanan 32 tenaga kerja, perusahaan mengirim uang sebesar Rp 40 juta.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

“Untuk operasional seperti biaya transportasi darat, tiket kapal laut, dan konsumsi,” ujar dia.

Setelah mendapat dukungan dan persetujuan PT KHL, Benyamin Pantang meyakini apa yang dia lakukan tidak berdampak masalah. Apalagi Manajer Kebun PT KHL memastikan bakal bertanggungjawab jika terjadi persoalan.

“Kalau tertangkap nanti kami yang tanggung jawab,” ujar dia mengutip penegasan Manajer Kebun.

Dengan menyewa 4 buah travel dari Manggarai Timur, Benyamin Pantang bersama 32 pencari kerja dan 15 anak di bawah lima tahun, meluncur ke Maumere. Mereka berencana ke Kalimantan Utara menggunakan KM Bukit Siguntang tujuan Balikpapan.

Saat sedang menunggu kedatangan KM Bukit Siguntang sandar di Pelabuhan Laurens Say Maumere, aparat kepolisian di Sikka meringkus mereka. Semua mereka diketahui tidak memiliki dokumen ketenagakerjaan.

Polisi menggelandang mereka ke Mapolres Sikka di Jalan Ahmad Yani. Setelah sehari diamankan, Polres Sikka dibantu Paguyuban Manggarai Timur akhirnya memulangkan 32 tenaga kerja ilegal bersama 15 anak mereka.

Benyamin Pantang sendiri baru akan dipulangkan Rabu (12/7) besok. Statusnya belum jelas, karena dia harus menjalani proses pemeriksaan lanjutan di Polres Manggarai Timur.*** (eny)

Berita Terkait

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Berita Terbaru