
Maumere-SuaraSikka.com: Tim SAR Gabungan Labuan Bajo berhasil menemukan kapal wisata Pinisi Dragonet 01 yang patah kemudi di perairan Pulau Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, Selasa (11/7).
Kapal tersebut ditemukan pukul 14.00 Wita atau setelah 1 jam operasi pencarian. Saat ditemukan, Pinisi Dragonet sedang terombang-ambing menyusul gelombang tinggi sekitar 1,24-2,5 meter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Semua penumpang berjumlah 17 orang dikabarkan selamat dalam peristiwa ini. Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 13 penumpang menuju Pelabuhan KSOP Labuan Bajo. Sedangkan 4 anak buah kapal memilih bertahan di kapal guna melakukan perbaikan kemudi.
Sesuai manifest, mestinya penumpang kapal berjumlah 18 orang. Mereka terdiri dari 2 wisatawan asal Malaysia, 10 wisatawan Indonesia, 1 Tour Guide, 1 kapten dan 5 ABK.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Supriyanto Ridwan menjelaskan Tim SAR Gabungan menuju lokasi kecelakaan kapal setelah mendapat informasi dari Tour Guide yang ada di atas Pinisi Dragonet.
ABK memutuskan untuk melego jangkar di Loh Liang Pulau Komodo agar tidak terombang-ambing oleh gelombang yang tinggi.
Dia menjelaskan Tim SAR Gabungan menemukan kapal Pinisi Dragonet yang telah lego jangkar, dan langsung evakuasi 13 penumpang, sedangkan kru kapal memilih untuk bertahan sembari melakukan perbaikan kapal.
“Kondisi penumpang dalam keadaan sehat hanya sedikit lemas setelah terombang-ambing sekitar 1 jam di perairan Pulau Komodo,” ujar Supriyanto Ridwan.
Proses evakuasi, lanjut dia, dibantu juga Speed Polair Labuan Bajo. Dia beralasan, saat evakuasi terjadi gelombang yang tinggi, sehingga penumpang sebagian dipindahkan ke Speed Boat Polair.
Sekitar pukul 17.40 Wita Tim SAR Gabungan dan para penumpang tiba di Pelabuhan KSOP Labuan Bajo. Seluruh penumpang langsung kembali ke penginapan masing-masing.*** (eny)















