Hilang 2 Hari, Tim SAR Cari Nelayan Magepanda di Perairan Watumanuk

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 12 Juli 2023 - 09:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 63 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan Maumere menuju petairan Watumanuk guna melakukan operasi pencarian nelayan Magepanda yang 2 hari belum pulang melaut, Rabu (12/7)

Tim SAR Gabungan Maumere menuju petairan Watumanuk guna melakukan operasi pencarian nelayan Magepanda yang 2 hari belum pulang melaut, Rabu (12/7)

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang nelayan asal Desa Reroroja Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka dikabarkan hilang selama 2 hari. Tim SAR Gabungan tengah melakukan pencarian.

Informasi hilangnya nelayan bernama Tazkiel ini diketahui Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere,  setelah mendapat laporan resmi dari keluarga korban, Rabu (12/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Supriyanto Ridwan memastikan keluarga melaporkan bahwa Tazkiel belum kembali melaut sejak 2 hari lalu.

Baca Juga :  Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Sebagaimana laporan keluarga, jelas Supriyanto Ridwan, diketahui Tazkiel pergi melaut menggunakan perahu motor. Nelayan berusia 32 tahun ini didiga mencari ikan di perairan Watumanuk, masih dalam wilayah Kabupaten Sikka.

“Menurut keluarga seharusnya sudah kembali melaut kemarin pagi, namun hingga saat ini korban belum juga tiba di rumahnya,” jelas Supriyanto Ridwan.

Dia menambahkan keluarga telah berupaya melakukan pencarian. Namun hingga Selasa (11/7) petang kemarin belum membuahkan hasil. Akhirnya keluarga memutuskan melaporkan ke Basarnas Maumere.

Baca Juga :  Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Supriyanto Ridwan selaku SMC (SAR Mission Coordinator) langsung menindaklanjuti laporan keluarga. Dia memberangatkan Tim SAR Gabungan menuju lokasi kejadian.

Tim SAR Gabungan menggunakan Kapal RIB (Rigid Inflantable Boat) yang dilengkapi dengan peralatan SAR Air guna melakukan operasi pencarian. Diperkirakan Tim SAR Gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 Wita.*** (eny)

Berita Terkait

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru