Mizo, Maskot ETMC  Liga 3, Gambaran Burung Endemik, Angkat Budaya Rote Ndao

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 18 Juli 2023 - 11:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 256 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maskot dan logo ETMC XXXII Liga 3 Rote Ndao Tahun 2023

Maskot dan logo ETMC XXXII Liga 3 Rote Ndao Tahun 2023

Maumere-SuaraSikka.com: Penampilan turnamen sepak bola di NTT sekelas Eltari Memorial Cup, kini sudah agak beda. Dalam beberapa edisi terakhir, tuan rumah penyelenggara memunculkan logo dan maskot.

Maskot adalah bentuk atau benda yang dapat berbentuk seseorang, binatang, atau objek lainnya yang dianggap dapat membawa keberuntungan dan untuk menyemarakkan suasana acara yang diadakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak 2015, tuan rumah penyelenggara biasanya selalu menampilkan maskot yang unik sesuai kearifan lokal masing-masing daerah.

Kabupaten Ende sewaktu menjadi tuan rumah pada tahun 2017, memperkenalkan Gerugiwa. Burung jenis ini hanya hidup di wilayah hutan lindung Kawasan Danau Kelimutu. Ini adalah salah satu spesies yang dilindungi.

Pemilihan burung Gerugiwa sebagai maskot karena burung tersebut memiliki 15 jenis suara. Inilah keunikan Gerugiwa.

Dua tahun berikut, Manu Meo menjadi maskot saat turnamen digelar di Kabupaten Malaka.

Simbol ayam jantan mempunyai jejak yang kuat dalam imajinasi orang-orang Malaka, khususnya bagi kelompok yang berbahasa Tetun.

Baca Juga :  Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Kabupaten Lembata menampilkan ikan paus sebagai maskot ketika turnamen ini digelar tahun 2022. Baleo, menjadi pekik semangat yang historis.

Ikan paus identik dengan Kabupaten Lembata. Nelayan Lamalera Lembata punya tradisi berburu dan menangkap ikan paus.

Kegiatan berburu ikan paus dengan peralatan tradisional sudah menjadi budaya masyarakat Lamalera. Keunikan tradisi itu yang membuat ikan paus dijadikan maskot ETMC XXXl.

Burung endemik di Rote Ndao yang dijadikan maskot ETMC XXXII Liga 3 Tahun 2023

Lalu bagaimana dengan Kabupaten Rote Ndao? Jangan ditanya, karena Rote Ndao memiliki begitu banyak keunikan.

Panitia Pelaksana ETMC XXXII Liga 3 kemudian melepas sayembara pembuatan logo dan maskot. Sebanyak 61 orang ikut berkompetisi, dan 52 akhirnya tereliminasi.

Dari 9 nominasi, akhirnya Rachul Dwi Putra Tulle memenangkan sayembara maskot.

Karakrer maskot dirancang dengan gambaran dari burung endemik asli Rote yang diberi nama Mizomela Irianawididoae. Jadilah maskot ini diberi nama Mizo.

Mizo dirancang dengan mengangkat budaya asli Rote Ndao. Terlihat burung endemik ini mengenakan baju berwarna putih dengan padanan kain tenun menutupi bagian bawah.

Baca Juga :  Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

Burung endemik ini juga memakai Ti’i Langga, topi khas Rote Ndao yang sudah terkenal itu. Mizo mengenakan sepatu, dan digambarkan kakinya sedang dalam posisi mengapit sebuah bola.

Launching maskot dan logo ETMC XXXII Liva 3 Tahun 2023

Terdapat 3 warna yang mendominasi maskot ETMC XXXII Liga 3 Rote Ndao, yakni merah, abu-abu, dan putih.

Warna merah memancarkan energi semangat, keberanian, cinta dan kekuatan. Warna ini lebih kepada untuk meningkatkan pertandingan yang berkualitas.

Lalu warna abu-abu melambangkan ketenangan, kedewasaan. Warna ini merupakan contoh dari Respect For The Rules dalam permainan sepak bola atau menghargai dan menghormati di dalam lapangan pertandingan.

Selanjutnya warna putih melambangkan kebersihan, kesucian atau sportifitas dalam pertandingan.

Turnamen ETMC XXXII Liga 3 Rote Ndao bakal berlangsung selama 1 bulan, dimulai pada 10 Agustus 2023. Gubernur NTT dijadwalkan membuka turnamen.

Menurut informasi, diperkirakan 27 klub ikut meramaikan turnamen bergengsi ini. Total hadiah yang disiapkan Panitia Pelaksana sebanyak Rp 775 juta.*** (eny)

Berita Terkait

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru