Jatuh dari Lantai 4, Pengusaha Sarang Walet Tewas

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 9 Februari 2019 - 17:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 76 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inilah tempat kejadian peristiwa meninggalnya DT, pengusaha sarang burung walet

Inilah tempat kejadian peristiwa meninggalnya DT, pengusaha sarang burung walet

Maumere-SuaraSikka.com: Nasib naas menimpa DT, seorang pengusaha sarang burung walet di Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Dia meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai 4 gudang sarang burung walet di Nangahale Doi Desa Waiblerer Kecamaan Waigete, Kamis (7/2), sekitar pukul 15.00 Wita.
Gudang sarang burung walet itu adalah bangunan baru milik korban. Akibat kejadian itu, laki-laki berusia 42 tahun dan sudah berkeluarga tersebut mengalami luka robek di bagian kening, patah tulang kanan, patah kaki kanan, serta lecet di sekujur tubuh.
Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang dalam keterangannya kepada media, Jumat (8/2), menjelaskan pada hari itu korban bersama seseorang yang bernama Benny naik ke lantai 4 bangunan tempat sarang burung walet. Keduanya berencana mengebor tembok bangunan tersebut.
Awalnya Benny yang melakukan pengeboran. Namun saat itu dia merasakan ada arus listrik di sekitar tempat pengeboran. Lalu Benny menyampaikan hal itu kepada DT.
“Saudara Benny melaporkan dugaan adanya stroom di sekitar tembok. Terus korban menjawab baru hujan gerimis saja kok kau bilang stroom. Terus korban menyuruh saksi turun, dan korban yang ambil alih melakukan pengeboran,” jelas Rickson Situmorang.
Selanjutnya Benny turun dari lantai 4, dan korban mulai melakukan pengeboran. Tidak lama kemudian korban terjatuh dari lantai 4. Diduga kemungkinan korban terlebih dahulu tersengat listrik, dan kemudian terjatuh.
Terhadap kejadian ini keluarga korban menolak untuk dilakukan visum, dan keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Korban kemudian disemayamkan di rumah duka di Jalan Hasanudin Kelurahan Kota baru Kecamatan Alok Timur.*** (eny)
Baca Juga :  Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Berita Terkait

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA