Pelaku Gunting Rambut Guru Akhirnya Menyesal dan Minta Maaf

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 1 Maret 2019 - 21:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 26 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arnold Raga memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Mapolres Sikka, Jumat (1/3)

Arnold Raga memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Mapolres Sikka, Jumat (1/3)

Maumere-SuaraSikka.com: Arnold Raga, pelaku yang menggunting rambut guru SDI Madawat di Kabupaten Sikka Propinsi NTT mengaku tindakan yang dilakukan karena emosional semata. Akhirnya dia pun menyesal dan meminta maaf. Dia pun siap didenda secara adat jika persoalan ini diselesaikan dengan hukum adat.
 “Saya minta maaf sebesar-besarnya. Lain kali saya tidak akan mengulangi lagi. Kalau bisa kita laksanakan secara adat saja,” tutur Arnold Raga kepada wartawan di Mapolres Sikka, Jumat (1/3).
Laki-laki ini mengatakan dia baru mengetahui rambut anaknya digunting pada Kamis (28/2) malam setelah dilaporkan anaknya sendiri. Saat mendapat laporan tersebut Arnold Raga spontan marah. Dia beralasan karena rambut anaknya baru dia gunting pada Selasa (26/2) pagi, kenapa harus digubtung lagi oleh gurunya ada Rabu (27/2).

Berita Terkait:

Baca Juga :  Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rupanya kemarahan Arnold Raga itu tidak terelakkan lagi. Bahkan terkesan dia merencanakan membalas dendam terhadap Theresia Pramunista Rolle, guru yang telah menggunting rambut anaknya. Indikasi itu terlihat jelas karena saat mengantar anaknya ke sekolah pada Jumat (1/3), dia membawa juga sebuah gunting berwarna hitam.
Gunting itu dia simpan di kantong celana bagian belakang. Di SDI Madawat, Arnold Raga langsung mencari Theresia Pramunista Rolle yang biasa dipanggil Rista. Dia berhasil menemui Rista di ruang perpustakaan. Arnold Raga mengeluarkan gunting dan langsung menggunting rambut sang guru.
Persoalan ini pun berbuntut panjang. Rista tidak menerima perlakuan Arnold Raga terhadapnya. Didampingi suami, keluarga dan rekan-rekan guru, Rista melaporkan peristiwa ini ke Polres Sikka. Keduanya sudah diambil keterangan oleh penyidik Unit Tindak Pidana Ringan (Tipiring) Reskrim Polres Sikka.
Hingga siang tadi belum diketahui bagaimana kelanjutan persoalan antara guru dan orang tua murid ini. Rista menginginkan proses hukum ini berjalan terus untuk memberikan efek jera kepada orang tua yang suka melakukan kekerasan terhadap guru. Sementara Arnold Raga berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan, kalau pun boleh dengan proses hukum adat.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA