Uji Petik 10 Warung Makan di Sikka, Laporan Omzet Tidak Jujur Tembus Rp 228,9 Juta, Rakyat Jadi ATM

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 18 Juli 2025 - 17:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 5,390 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapenda Sikka Yosef Benyamin

Kepala Bapenda Sikka Yosef Benyamin

Maumere-SuaraSikka.com: Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sikka melakukan uji petik pada 10 warung makan. Hasilnya mencengangkan. Laporan omzet diketahui tidak jujur hingga menembus Rp 228.914.313. Rakyat dijadikan ATM oleh warung-warung makan.

Kepala Bapenda Sikka Yosef Benyamin membeberkan secara lugas hasil uji petik di 10 warung makan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Sikka dan Forum Warung Makan Maumere Bersatu, Kamis (17/7).

Terdapat perbedaan laporan omzet yang sangat mencolok saat sebelum uji petik dan sesudah uji petik. Angkanya tidak main-main, dari yang terkecil Rp 1,7 juta hingga paling tinggi Rp 62,7 juta.

Uji petik pada Pebruari 2025 dilakukan selama 18 hari terhadap 5 warung makan, kemudian dibandingkan dengan laporan omzet pada Januari 2025.

Baca Juga :  Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

RM Surya Minang melaporkan omzet Rp 11.119.978. Hasil uji petik menunjukkan warung makan masakan Padang itu mempunyai omzet Rp 73.868.000. Terdapat selisih laporan sebesar Rp 62.748.022.

Selanjutnya RM Surya Indah melaporkan omzet Rp 15.200.000, namun hasil uji petik menunjukkan omzet sebesar Rp 43.678.191. Terdapat selisih laporan sebesar Rp 26.478.191.

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru