

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 6.041 pekerja rentan di Kabupaten Sikka dipastikan akan mendapatkan Dana Perlindungan Jaminan Sosial dari Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena. Ini merupakan implementasi dari janji politik Gubernur NTT dan Wakil Gubernur NTT saat kampanye Pilgub 2024 lalu.
Secara keseluruhan, Program Perlindungan Pekerja Rentan di Sektor Informal yang diinisiasi Gubernur NTT ini, mencakupi 100.000 orang untuk tahun 2025, dan tersebar di seluruh Kabupaten/Kota di NTT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sikka Valerianus Samador yang dihubungi di sela-sela kegiatan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Urusan Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian Tingkat Propinsi NTT di Hotel Capa, Jumat (8/8), menyampaikan terima kasih kepada Gubernur NTT yang mengakomidir 6.041 pekerja rentan di Kabupaten Sikka. Dia berharap jumlahnya dapat ditingkatkan lagi pada tahun-tahun mendatang.
Bantuan untuk 6.041 pekerja rentan ini berlaku selama 6 bulan, terhitung bulan Juli hingga Desember 2025. Pemprop NTT, kata dia, telah bekerjasama dengan Bank NTT, sehingga seluruh nilai bantuan akan disalurkan melalui Bank NTT Cabang pada setiap Kabupaten/Kota.
Menurut Valerianus Samador, distribusi Kartu BPJS Ketenagakerjaan dan Buku Tabungan Bank NTT, harus selesai pada Agustus 2025 ini. Terkait hal ini, Sikka akan me-launching penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan dan Buku Tabungan Bank NTT pada Sabtu (8/8) di Kantor Bank NTT, khusus untuk pekerja rentan di wilayah Kecamatan Alok dan Alok Timur.
Sementara itu Kepala BPJS Nakertrans Cabang Maumere Ade Aryan Manala Tandi menjelaskan program bantuan dari Gubernur NTT meliputi Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja. Setiap pekerja rentan, kata dia, akan mendapatkan bantuan Rp 16.800 perbulan, atau Rp 100.800 selama 6 bulan. Total bantuan untuk Kabupaten Sikka sebesar Rp 608.932.800.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












