Bunyi Musik di Pesta Hingga Larut Malam, Fraksi Partai Golkar: Terkesan Pembiaran

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 14 September 2025 - 20:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 554 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase Ketua Fraksi Partai Golkar Antonius Hendrikus Rebu dan Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Lenardus Winarto

Kolase Ketua Fraksi Partai Golkar Antonius Hendrikus Rebu dan Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Lenardus Winarto

Maumere-SuaraSikka.com: Bunyi musik yang kencang pada tempat pesta di Kabupaten Sikka, belakangan ini masih terdengar hingga larut malam. Tampak sekali Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum tidak bernyali, begitu juga instansi yang berwenang seakan malas tahu.

Persoalan ini terus disuarakan sejumlah pihak, terutama menyangkut ketertiban umum. Masalah bunyi musik dan ketertiban umum menjadi soal krusial karena sering kali terjadi tindak pidana pada saat pesta nikah atau kegiatan lainnya.

DPRD Sikka beberapa kali meminta agar pemerintah daerah setempat harus mengefektifkan kembali Perda Nomor 8 Tahun 2018 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum. Namun sepertinya imbauan lembaga perwakilan rakyat ini belum sepenuhnya dilaksanakan.

Ketua Fraksi Partai Golkar Antonius Hendrikus Rebu

“Fraksi Partai Golkar melihat kegiatan dan pesta-pesta masih sama, dan bahkan terkesan pembiaran, orang masih seenaknya membuka musik sampai larut malam lewat dari batas waktu yang ditentukan,” seru Ketua Fraksi Partai Golkar Antonius Hendrikus Rebu, Jumat (12/9).

Baca Juga :  SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Terhadap kondisi ini, Fraksi Partai Golkar berharap penerapan Perda 8 tahun 2018 perlu dipertegas serius, agar tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Harap pihak berwajib, kepolisian dan SatPol PP lebih serius terhap permasalahan ini,” tegas Antonius Hendrikus Rebu.

Berita Terkait

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores
SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta
Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira
PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar
Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo
Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian
Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar
Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 07:59 WITA

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Senin, 21 September 2026 - 10:21 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 19:48 WITA

Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira

Senin, 14 September 2026 - 18:22 WITA

PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 22:24 WITA

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian

Kamis, 10 September 2026 - 22:25 WITA

Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito tengah memberikan keterangan pers di Cimahi, Rabu (16/9)

Nasional

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:07 WITA