Masyarakat Adat Paksa Redistribusi Tanah HGU Sesuai Keinginan Mereka, Bupati Sikka Tolak

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 25 September 2025 - 10:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,399 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago

Maumere-SuaraSikka.com: Sekelompok orang yang menamakan diri masyarakat adat memaksa agar proses redistribusi tanah HGU di Nangahale Kabupaten Sikka sesuai keinginan mereka. Namun Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menolak dengan tegas pikiran-pikiran tersebut.

Fakta ini terungkap saat audiensi perwakilan Front Revolusi Agraria Marhaen dan Masyarakat Adat Nangahale bersama Bupati Sikka di ruang kerja Bupati Sikka, Rabu (24/9). Ruang audiensi ini terjadi menyusul aksi demonstrasi Front Revolusi Agraria Marhaen bersama Masyarakat Adat Nangahale dalam rangka memperingati Hari Tani.

Bupati Sikka memastikan bahwa pemerintah sedang melaksanakan kebijakan redistribusi terhadap 525 hektar tanah negara di Nangahale. Dalam proses itu, kata dia, sangat memungkinkan masyarakat ikut terlibat.

Mendapat peluang dan angin segar dari Bupati Sikka, seorang perwakilan masyarakat adat langsung merespon positip. Dia malah mengingatkan Bupati Sikka bahwa proses redistribusi harus mengikuti skema yang telah dibuat dan direncanakan masyarakat adat.

Bupati Sikka tidak bergeming dengan tuntutan yang dipaksakan tersebut. Dia menegaskan bahwa pemerintah tetap berjalan dengan koridor aturan. Keterlibatan pihak mana pun dalam proses redistribusi, kata dia, harus tunduk dan taat pada aturan.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

“Kami pastikan ke depan semua pihak nanti kita libatkan dalam proses ini, tetapi sekali lagi dengan satu penekanan bahwa kita berjalan sesuai aturan dan mengikuti pemerintah dengan kerangka aturan sebagai panduan, tidak ada siapa pun yang datang lalu sekonyong-konyong ikut maunya masyarakat,” tegas Bupati Sikka.

Berita Terkait

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka tentang Perubahan APBD 2026, Senin (24/8)

Daerah

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:05 WITA