Pemkab Sikka Paksa Luncurkan Lampu Jalan di 2 Lokasi, DPRD Duga Ada Mafia Proyek

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 27 September 2025 - 09:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 2,242 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Perhubungan Sikka Mauritius Minggo (kanan) saat rapat pembahasan Perubahan APBD 2025 bersama Badan Anggaran, Jumat (26/9)

Kadis Perhubungan Sikka Mauritius Minggo (kanan) saat rapat pembahasan Perubahan APBD 2025 bersama Badan Anggaran, Jumat (26/9)

Maumere-SuaraSikka.com: Pemkab Sikka seolah-olah memaksa pekerjaan pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) dikerjakan tahun ini pada dua lokasi. Hal ini membuat DPRD setempat menduga ada mafia proyek di balik itu.

Sikap Pemkab Sikka ini mencurigakan. Pasalnya Pekerjaan PJU sudah pernah dialokasikan pada APBD 2025 dengan alokasi anggaran Rp 1,2 miliar untuk 4 lokasi. Namun Dinas Perhubungan kemudian membatalkan rencana pekerjaan proyek ini saat pembahasan Perubahan KUAPPAS 2025.

Alih-alih pembatalan, pekerjaan PJU kembali diusulkan lagi pada pembahasan Perubahan APBD 2025. Dinas Perhubungan mengusulkan pekerjaan hanya pada 2 lokasi dengan pagu anggaran Rp 562.891.100. Dua lokasi yang diusulkan yakni Jalan Anggrek dan Jalan Wairklau di Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok.

Usulan kembali pekerjaan PJU terlihat pada Rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang membahas Perubahan APBD 2025, Jumat (26/9). Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera selaku Koordinator TAPD menyampaikan usulan tersebut dalam Rapat Banggar.

Baca Juga :  Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Kepala Dinas Perhubungan Sikka Mauritius Minggo mengakui awalnya dalam APBD 2025 Dinas Perhubungan merencanakan pekerjaan PJU pada tahun ini menyasar 4 lokasi dengan anggaran Rp 1,2 miliar lebih. Namun kemudian dibatalkan karena keraguan proyek tersebut tifak bisa diselesaikan.

“Kami ajukan lagi di Perubahan APBD, hanya dengan 2 lokasi,” jelas dia di Rapat Banggar.

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru