Mauritius Minggo memastikan dengan sisa waktu yang ada, program ini bisa diselesaikan tepat waktu. Dia beralasan sudah berkoordinasi dengan Penjabat Pembuat Komitmen (PPK). Selain itu, dia juga yakin bisa diselesaikan karena ketersediaan tiang listrik sebagai penunjang utama pembangunan PJU.
“Kami sudah skedulkan, minggu pertama Oktober mulai dilakukan proses lelang, dan seterusnya pelaksanaan selama 60 hari kerja,” ujar dia.
Pesan Sponsor
Rencana pekerjaan PJU sempat dikritisi Banggar. Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi mengatakan pekerjaan PJU pernah dikeluarkan saat Perubahan KUAPPAS 2025 karena Kadis Perhubungan mengaku tidak sanggup menyelesaikan. Munculnya usulan di Perubahan APBD, membuat Stef Sumandi menduga-duga sudah ada kontraktor pelaksana yang disiapkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dugaan yang sama datang dari Ketua Fraksi Partai Nasdem Alexander Agatho Hasulie. Dia meminta pekerjaan PJU dengan sasaran 2 lokasi pada tahun ini sebaiknya ditunda. Dia mengusulkan agar rencana program ini dilaksanakan tahun depan.
“Kita bahas di RAPBD 2026 saja. Kenapa paksa sekali tahun ini. Saya duga ada pesan sponsor,” ungkap dia.
Sementara itu Yuslin Nusivin Dua Botha dari Fraksi Partai Perindo mempersoalkan pilihan lokasi. Dia mengusulkan lokasi lain yakni sepanjang jalan dari Terminal Madawat menuju Lingkar Luar. Alasannya karena di Terminal Barat selama ini gelap sekali, dan sangat berpotensi rawan kriminalitas.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












