Ino Bahagia, Istrinya Terbantu JKN Saat Jalani Persalinan

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 21:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 69 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aprianus Ino, warga Kabupaten Sikka, peserta Program JKN

Aprianus Ino, warga Kabupaten Sikka, peserta Program JKN

Maumere-SuaraSikka.com: Aprianus Ino, warga Kabupaten Sikka, bahagia sekali. Dia tidak bisa menyembunyikan rasa bahagia itu setelah istrinya melahirkan anak kembar di kehamilan anak pertama.

Laki-laki 34 tahun yang biasa disapa Ino itu mengaku pengalaman pertamanya ini sangat luar biasa sekali. Buat dia, Tuhan merencanakan hal baik dalam perjalanan rumah tangganya ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ino pun membagikan cerita proses kehamilan istrinya dan proses lahiran yang semuanya ditanggung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dia bersyukur sekali karena pemerintah di desa tempat tinggalnya telah mendaftarkan dia dan istrinya menjadi peserta JKN.

Baca Juga :  Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

Sejak pertama kehamilan, istrinya selalu mengecek kandungan di Pondok Bersalin Desa (Polindes) dan puskesmas. Akses layanan di Polindes dan Puskesmas sangat baik. Apalagi istrinya sudah menjadi peserta JKN aktif.

Istrinya melahirkan di Rumah Sakit Santo Gabriel Kewapante. Dokter yang menangani merujuk istrinya melahirkan melalui proses caesar di rumah sakit. Ino sangat bahagia karena langsung dikaruniakan anak kembar. Kebahagian Ino bertambah karena proses persalinan buah hatinya ditanggung Program JKN.

Baca Juga :  Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

“Istri saya dirujuk dokter ke rumah sakit, di sana melahirkan secara caesar. Puji Tuhan proses lahiran lancar dan kondisi bayi sehat. Saya juga sangat terbantu dengan adanya Program JKN karena tidak perlu keluar biaya. Kalau harus bayar biaya. Istri saya dirawat di rumah sakit selama 8 hari, setelah sehat diperbolehkan pulang ke rumah. Pelayanan di rumah sakit, pelayanan dokter dan perawat sangat bagus,” ungkap Ino.

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru