Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Flores Timur NTT, Puluhan Rumah Rusak

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 10:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 270 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu rumah di Desa Terong Adonara Timur mengalami rusak berat akibat gempa yang terjadi Kamis (9/4) dinihari

Salah satu rumah di Desa Terong Adonara Timur mengalami rusak berat akibat gempa yang terjadi Kamis (9/4) dinihari

Maumere-SuaraSikka.com: Gempa bumi bermagnitudo 4,7 mengguncang wilayah Larantuka Kabupaten Flores Timur Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis (9/4) dinihari. Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, mengatakan gempa terjadi pada pukul 00.17 Wita.

“Lokasi gempa berada pada koordinat 8,36 derajat lintang selatan dan 123,15 derajat bujur timur, atau tepatnya di darat sekitar 21 kilometer tenggara Larantuka, NTT, dengan kedalaman 5 kilometer,” ujar dia.

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.

Dari laporan masyarakat, getaran gempa dirasakan di wilayah Flores Timur (Flotim) dengan intensitas III–IV MMI, serta di Lembata dengan intensitas III MMI. Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seperti ada truk besar yang melintas.

Baca Juga :  Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Seorang warga Larantuka, dalam akun Facebook-nya mengunggah informasi gempa yang terjadi pada saat itu. Dia merasakan getaran, dan mencoba mendapatkan respon dari netizen lainnya.

“Jam 00.15, Larantuka ada yang rasakan gempa??” tanya dia gelisah.

Berita Terkait

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WITA

Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terbaru