PDIP Tembus 2 Kursi di Dapil Sikka 4
Dibaca 301 kali
Sistem Informasi Perhitungan Suara di Dapil Sikka 4
Maumere-SuaraSikka.com: PDI Perjuangan Kabupaten Sikka berhasil menembus 2 kursi dari alokasi 8 kursi pada Daerah Pemilihan Sikka 4 yang meliputi Kecamatan Nita, Paga, Mego, Tanawawo dan Magepanda. Realitas ini mementahkan PKPI Sikka yang berharap mendapat kursi kedelapan.
Dari 16 peserta partai politik yang bertarung di Dapil Sikka 4, PDIP mendulang perolehan sebanyak 6.706 suara. Donatus David, calon nomor urut 1, memberi kontribusi tertinggi sejumlah 1.942 suara. Wakil Ketua DPRD Sikka itu unggul atas Benediktus Lukas Raja yang mengantongi 1.777 suara.
Sesuai sistem perhitungan Sainte Lague, sisa suara PDIP sejumlah 2.235 suara. Sisa suara ini ternyata melebihi perolehan suara sejumlah partai politik. Yang paling terdekat adalah Partai Hanura yang memperoleh 2.230 suara. Dengan demikian PDIP Sikka melalui Benediktus Lukas Raja berhasil merebut kursi ketujuh pada dapil ini.
Pengumpul suara terbanyak kedua adalah Partai Nasdem dengan perolehan 5.574 suara. Kepala Desa Liakutu dua periode Fransiskus Xaverius Bari mengumpulkan suara terbanyak yakni 1.873 suara. Dia berhasil mengungguli mantan Kepala Desa Nita Herman Ranu yang mendulang 1.038. Bendahara Nasdem Beatrix Padeng berada di posisi keempat dengan perolehan 719 suara, di bawah Alexius Suki yang memperoleh 999 suara.
Partai Gerindra yang gemilang di dapil ini pada Pemilu 2014, berada di peringkat ketiga dengan perolehan 4.367 suara. Wakil Ketua DPRD Sikka Sufriyance Merison Botu berada di posisi puncak dengan 1.866 suara. Dia unggul atas petahana lainnya Beatus Wilfridus Djogo yang hanya mendapat 1.257 suara.
Kursi keempat jatuh kepada Partai Golkar yang memperoleh 4.193 suara. Calon petahana Antonius Hendrikus Rebu menduduki posisi puncak dengan perolehan 1.889 suara. Menyusul berikutnya adalah PKB yang memperoleh 3.624 suara, dan mengantar mantan anggota DPRD Sikka Petrus Woda kembali ke Gedung Kulababong.
Partai pendatang baru Perindo, berhasil mengamankan kursi keenam dengan perolehan 3.174 suara. Berhasil mendulang 833 suara, Marselina Veronika Jata menjadi satu-satunya utusan perempuan di dapil ini. Sedangkan kursi kedelapan atau kursi terakhir diraih Partai Hanura yang mengumpulkan 2.230 suara. Kursi terakhir ini menjadi milik Antonius Bata yang memperoleh 650 suara.
Markus Melo, petahana dari PAN gagal melenggang ke Gedung Kulababong untuk periode ketiga. PAN hanya mendulang 1.857 suara, tertinggal dari PKPI yang memperoleh 2.020 suara dan PSI yang memperoleh 1.888 suara.*** (eny)