Diduga Sekongkol Kejahatan, Putu Botha Pidanakan PT Sahabat Karya Sejati

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 17 Juni 2019 - 16:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 264 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PPK Proyek Pembangunan Gedung Instalasi Darurat (IGD) RSUD TC Hillers Maumere Putu Botha

PPK Proyek Pembangunan Gedung Instalasi Darurat (IGD) RSUD TC Hillers Maumere Putu Botha

Maumere-SuaraSikka.com: Pengaduan Direktur Utama PT Sahabat Karya Sejati Syaifuddin terkait persekongkolan kejahatan, kini berbuntut panjang. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Pembangunan Gedung Instalasi Darurat (IGD) RSUD TC Hillers Maumere Putu Botha bakal menyeret perusahaan ini karena diduga telah melakukan pencemaran nama baik.
Nama Putu Botha terbawa-bawa sebagai salah satu pihak yang melakukan persekongkolan jahat bersama-sama Pokja 4 dan KTU RSUD TC Hillers Maumere dalam kegiatan lelang proyek senilai Rp 41.887.093.786. Tudingan persekongkolan jahat itu termuat dalam surat pengaduan resmi PT Sahabat Karya Sejati kepada Bupati Sikka dan DPRD Sikka.
Putu Botha menegaskan bahwa lelang proyek ini masih dalam kewenangan Pokja. Sebagai PPK, dia tidak pernah terlibat atau melakukan intervensi apapun terhadap proses lelang, apalagi dituding melakukan pesekongkolan jahat. Karena itu dia merasa sangat terganggu sekali dengan tudingan tidak berdasar yang dialamatkan kepadanya.
“Saya akan kumpulkan bukti-bukti, dan melaporkan kepada polisi dengan dugaan pencemaran nama baik. Ini sesuatu yang tidak bisa ditolerir karena mencoreng nama baik saya,” ujar dia.
Terkait pengaduan Syaifuddin yang menyebutkan dia bersama-sama Pokja dan KTU RSUD TC Hillers Maumere berada di Kota Bandung untuk verifikasi kepada distributor, Putu Botha mengelaknya. Dia mengaku pada saat itu berada di Bandung untuk tugas kedinasan.
“Benar saya ada di Bandung, tapi untuk urusan dinas. Saya ada bukti tiket dan kegiatan di sana,” tambah Kepala Bidang Aset Dinas Keuangan ini.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Sebelumnya Syaifuddin melalui surat tertulis kepada Bupati Sikka dan DPRD Sikka mengadukan persoalan Proyek Pembangunan Gedung Instalasi Darurat (IGD) RSUD TC Hillers Maumere.  Dia berpendapat dalam tahapan pelaksanaan lelang terkesan Pokja melakukan pelanggaran dan memihak ada salah satu rekanan.
Syaifuddin menguraikan setelah pembukaan dokumen penawaran pada 24 Mei 2019, Pokja melakukan konfirmasi verifikasi kepada distributor pada tahapan evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis dan harga. Konfirmasi hanya dilakukan pada satu rekanan saja pada 26-29 Mei 2019. Padahal, dalam dokumen pemilihan, evaluasi teknis wajib dilakukan terhadap peserta yang memenuhi persyaratan administrasi.
Kondisi ini melahirkan dugaan, yang mana terkesan Pokja telah menjadwalkan keberangkatan sebelum tahapan pembukaan dokumen penawaran. Karena jika dilakukan hanya untuk satu rekanan saja, maka tahapan pembuktian kualifikasi dijadwalkan pada 10 Juni 2019.
“Sangat mengherankan, bagaimana mungkin Pokja telah mengetahui distributor untuk pekerjaan proyek ini sebelum dokumen dibuka dan diperiksa. Padahal distributor baru dapat diketahui setelah dokumen dibuka atau dievaluasi,” tulis Syaifuddin.
Dugaan ini makin menguat, setelah rekanan ini mendapat informasi melalui media sosial bahwa Pokja melakukan kunjungan ke Bandung, Jawa Barat, bersama PPK dan KTU RSUD TC Hillers Maumere. Hemat Syaifuddin, hal tersebut sangat bertentangan dengan tugas dan tanggung jawab Pokja, PPK, dan KTU RSD TC Hillers Maumere.
“Terkesan mereka telah melakukan persekongkolan jahat dalam kegiatan lelang. Kami mohon pihak berwajib dapat menelusuri hal ini,” pinta Syaifuddin.*** (eny)

Berita Terkait

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi
Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD
Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:58 WITA

Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Berita Terbaru

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA