Komoditi Sikka Tembus Luar Negeri, UD Fajar Minta Percepat Proses Izin

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 15 Juli 2019 - 14:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 295 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Direksi UD Fajar Sherly Elisabeth Lomi sedang memberikan penjelasan tekait rencana ekspor komoditi di di Aula Setda Kantor Bupati Sikka, Senin (15/7)

Wakil Direksi UD Fajar Sherly Elisabeth Lomi sedang memberikan penjelasan tekait rencana ekspor komoditi di di Aula Setda Kantor Bupati Sikka, Senin (15/7)

Maumere-SuaraSikka.com: Komoditi dari Kabupaten Sikka akan menembus pasaran luar negeri. Setidaknya itu yang sedang dilakukan manajemen UD Fajar, perusahaan yang sudah 20 tahun bergerak di urusan hasil bumi. Namun perusahaan ini meminta agar agar instansi berwenang mempercepat proses izin, sebagaimana semangat yang disampaikan Presiden Joko Widodo.
Sherly Elisabeth Lomi selaku Wakil Direksi UD Fajar mengaku sudah satu bulan lalu mengajukan permohonan izin ekspor komoditi. Namun dia belum mendapatkan persetujuan izin ekspor. Alasannya karena pihak-pihak terkait di Kabupaten Sikka belum memiliki otoritas mengeluarkan izin ekspor, sehingga harus berkoordinasi secara struktural hingga ke tingkat pusat.
Rencananya UD Fajar akan mengekspor beberapa jenis komoditi seperti mente, kakao, dan cengkeh. Alexander Ruslie, Direktur UD Fajar mengatakan tidak menutup kemungkinan pihaknya akan mengekspor hasil komoditi yang lain. Semuanya tergantung kebutuhan dan permintaan pasar.
Akibat mengalami kendala perizinan, Sherly Lomi pun melakukan komunikasi dengan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo. Dari komunikasi lisan itu, Bupati Sikka menggelar pertemuan dengan pimpinan organisasi perangkat darrah (OPD), bersama pimpinan Kantor Bea dan Cukai Maumere dan Kantor Karantina Tumbuhan, Senin (15/7). Sherly Lomi pun dihadirkan pada pertemuan yang berlangsung di Aula Setda Kantor Bupati Sikka. Dia diberi ruang menyampaikan rencana ekspor komoditi ke luar negeri.
Sebagai pegusaha hasil bumi yang cukup terkenal di Kabupaten Sikka, Sherly Lomi mengatakan sebenarnya lebih mudah melakukan ekspor melalui Surabaya. Namun pihaknya tidak mau menempuh jalur itu.
Dia ingin sekali hasil komoditi diekspor langsung dari Maumere. Dengan mengekspor dari Maumere, katanya, daerah ini akan mendapatkan keuntungan seperti dikenalnya Kabupaten Sikka sebagai daerah sumber asal komoditi. Selain itu juga, daerah ini juga menerima pendapatan dari sisi bagi hasil pajak.
Komoditi Sikka Tembus Luar Negeri, UD Fajar Minta Percepat Proses Izin
Pelaksana Harian Kantor Bea dan Cukai Maumere memberikan dukungan ekspor komoditi ke luar negeri
“Kalau mau gampang kan kami bisa saja urus izin ekspor dari Surabaya. Tapi kami tidak mau begitu. Sebagai anak tanah, kami juga ingin berkontribusi untuk daerah ini. Jadi kami ingin izinnya dari sini,” ujar Sherly Lomi.
Bupati Sikka Frasiskus Roberto Diogo memberikan dukungan penuh kepada UD Fajar yang ingin mengekspor komoditi dari daerah ini. Dia meminta Kantor Bea dan Cukai Maumere serta Kantor Karantina Tumbuhan untuk membantu mempercepat proses perizinan.
Pelaksana Harian Kantor Bea dan Cukai Maumere Omben Subarlin mengaku senang dan akan mendukung upaya ekspor komoditi yang direncanakan UD Fajar. Pihaknya akan segera melakukan koordinasi struktural guna memperlancar dan mempercepat proses izin.
Sherly Lomi menambahkan UD Fajar akan mengekspor komoditi ke beberapa negara seperti Vietnam, Singapura, Malaysia, India, dan beberapa negara lainnya. Dengan jaringan pasar yang dimiliki, pihaknya akan terus melakukan survei pasar pada negara-negara tujuan.*** (eny)
Baca Juga :  Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Berita Terkait

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA