Rabies Kepung 9 Kecamatan di Sikka, Waigete Tertinggi
Dibaca 38 kali
Ilustrasi
Maumere-SuaraSikka.com: Kabupaten Sikka sudah dinyatakan sebagai wilayah kejadian luar biasa (KLB) virus rabies. Selama tahun 2019 ini, virus rabies telah mengepung 9 kecataman di Kabupaten Sikka. Waigete menjadi kecamatan tertinggi yang rawan virus maut itu.
Dari 23 spesimen otak anjing yang positip rabies, Waigete berada di posisi puncak dengan 9 spesimen positip rabies. Menyusul setelah itu Kecamatan Lela, Koting, dan Kangae masing-masing 3 spesimen positip. Kemudian Kecamatan Nita dengan 2 spesimen positip, dan berikut masing-masing 1 spesimen positip dari Kecamatan Doreng, Bola, dan Kewapante.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Hengki Sali, Selasa (16/7), menjelaskan selama 7 bulan ini telah terjadi 775 kasus gigitan hewan penyebar rabies (HPR). Pihaknya telah mengirim 45 spesimen otak anjing ke Balai Besar Veteriner di Denpasar. Sudah 41 spesimen yang terdeteksi, dengan 23 spesimen yang dinyatakan positip rabies, dan 4 spesimen masih dalam proses.
Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Kecamatan Waigete Karaeng Korebima berharap pemerintah segera mengambil langkah-langkah strategis untuk melakukan vaksinasi dan eliminasi terhadap HPR. Dari jadwal yang sudah dikonsepkan Dinas Pertanian, vaksinasi darurat dan eliminasi selektif di wilayah Kecamatan Waigete akan dilaksanakan pada Kamis (18/7) mendatang.
Karaeng Korebima menyampaikan keberatan karena jadwal vaksinasi dan eliminasi hanya satu hari saja. Dengan wilayah yang luas terdiri dari 9 desa, dia meminta agar jadwal vaksinasi dan elminiasi untuk wilayah Kecamatan Waigete ditambah beberapa hari.
Dia juga mengusulkan agar kegiatan vaksinasi dan eliminasi tidak dilaksanakan pada hari Kamis, karena bertepatan dengan hari pasar di wilayah itu. Menurut dia, pada hari pasar, biasanya warga masyarakat lebih cenderung berada di pasar dari pada di rumah. Kondisi tersebut akan menyulitkan petugas vaksinasi.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Margeretha Siko mengatakan selama ini petugas kesehatan hewan sudah melakukan vaksinasi pada beberapa desa di wilayah Kecamatan Waigete. Untuk kegiatan yang akan dilakukan paska KLB ini, akan disasarkan pada Desa Nangatobong, Runut, dan Watudiran.*** (eny)