Hendak Suntik Vaksin Anti Rabies, Jefri Kila Digigit Anjing Ganas

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 18 Juli 2019 - 16:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 32 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas bantu vaksinasi Laurentius Jefri Kila sedang membersihkan luka gigitan anjing pada bagian jari tangan kiri, Kamis (18/7)

Petugas bantu vaksinasi Laurentius Jefri Kila sedang membersihkan luka gigitan anjing pada bagian jari tangan kiri, Kamis (18/7)

Maumere-SuaraSikka.com: Nasib apes dialami Laurentius Jefri Kila. Tenaga bantu vaksinasi itu digigit seekor anjing yang ganas di Dusun Waigete Desa Egon Kecamatan Waigete Kanupaten Sikka, Kamis (18/7). Padahal waktu itu dia hendak menyuntikan vaksin anti rabies ke tubuh anjing tersebut.
Jefri Kila mengalami luka di bagian jari tangan kirinya. Tampak keluar darah dari bekas gigitan anjing. Dengan segera dia langsung ke bak air di belakang rumah pemilik anjing. Dia lalu membersihkan luka bekas gigitan menggunakan air yang mengalir. Setelah itu dia mencucinya dengan rinso.
Kemudian Jefri Kila diantar ke Puskesmas Waigete menggunakan kendaraan operasional Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Hengki Sali. Jarak Puskesmas Waigete dengan lokasi kejadian kurang lebih 500 meter. Petugas medis langsung memberikan suntikan anti rabies.
Pantauan media ini, Jefri Kila dan seorang petugas kesehatan hewan sedang berada di teras rumah milik Stefanus Wilfridus di RT/RW 016/004. Di rumah itu terdapat seekor anjing jantan berwarna putih. Dua petugas ini hendak melakukan vaksinasi terhadap anjing tersebut. Yosefina Eligia Klowe, Ketua RT setempat mendampingi kedua petugas.
Hendak Suntik Vaksin Anti Rabies, Jefri Kila Digigit Anjing Ganas
Unu anjing yang gans yang menyerang dan menggigit petugas vaksinasi di Desa Egon Kecamatan Waigete
Seorang perempuan di rumah itu membawa anjing putih ke teras. Dia menggendongnya dengan menjepit bagian kepala anjing. Mungkin karena merasa tercekik, anjing itu kemudian meronta melepaskan diri, lalu langsung menyerang dan menggigit Jefri Kika yang sedang berdiri di depannya.
Jefri Kila mengaku tidak menyangka anjing tersebut meronta dan langsung menggigit tangannya. Padahal waktu itu dia sedang bersiap ke arah bagian belakang anjing. Sebagai petugas bantu vaksinasi, sebenarnya dia menyadari risiko ketika melakukan vaksinasi.
Setelah mendapat suntikan anti rabies, Jefri Kila tampak tetap melaksanakan tugasnya melakukan vaksinasi kepada hewan penyebar rabies (HPR). Dia bersama beberapa orang petugas kesehatan hewan berkeliling dari rumah ke rumah di Desa Egon untuk melakukan vaksinasi.
Hendak Suntik Vaksin Anti Rabies, Jefri Kila Digigit Anjing Ganas
Jefri Kila mendapatkan suntikan anti rabies di Puskesmas Waigete
Sementara itu, anjing putih yang menggigit Jefri Kila belum sempat mendapatkan vaksinasi. Stefanus Wilfridus, pemilik anjing yang saat itu tidak berada di rumah, kemudian mengetahui jika anjingnya telah menggigit petugas bantu vaksinasi. Diapun meminta bantuan warga masyarakat untuk membunuh anjing tersebut.
Beberapa warga masyarakat sekitar bersama personil dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka, langsung mengejar anjing putih itu. Sebuah pukulan dengan kayu besar hanya sempat mengenai bagian kaki, dan anjing itu kemudian lari menghilang.
Kepala Dinas Pertanian Hengki Sali mengingatkan petugas vaksinasi dan petugas kesehatan hewan agar lebih berhati-hati dalam melakukan vaksinasi. Dia berharap semua petugas yang terlibat pada kegiatan vaksinasi darurat dan eliminasu selektif terlebih dahulu mendapatkan suntikan anti rabies.*** (eny)
Baca Juga :  Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Berita Terkait

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA