Maumere-SuaraSikka.com: Baru dua hari mendapatkan kartu tanda anggota (KTA), Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong mendapat rekomendasi DPP PDIP untuk memimpin DPC PDIP Sikka Periode 2019-2020. Alexander Longginus, mantan Ketua DPC PDIP Sikka, menyebutnya sebagai bentuk penghinaan terhadap partai.
“Ini suatu bentuk penghinaan terhadap PDIP Sikka. Tolong sampaikan kepada Ibu Megawati, saya sangat hormat beliau, tapi kalau begini, saya akan lawan,” tutur Alex Longginus pada Forum Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP se-Flores yang berlangsung di Hotel Mentari Ende, Rabu (17/7).
Alex Longginus menegaskan dia sudah berulang-ulang bicara dengan Andreas Hugo Pareira (AHP). Namun Ketua DPP PDIP itu menanggapinya dengan PP Nomor 28. Meski demikian kepada AHP, Alex Longginus mengatakan dia sangat memahami PP Nomor 28.
“Di mana pasal yang menunjukan orang yang baru masuk langsung ditunjuk sebagai ketua? Kalau dia masuk menjadi pengurus atau anggota dulu, supaya teruji dulu dia punya loyalitas dan kesetiaan,” ujar Alex Longginus disambut tepuk tangan meriah peserta Konfercab.
Menurut Ketua DPC PDIP Sikka tiga periode itu, dalam berpartai politik, loyalitas dan kesetiaan itu sangat penting. Dari sisi itu, kata dia, Robby Idong belum teruji. Apalagi Robby Idong baru memiliki kartu tanda anggota per tanggal 15 Juli 2019, yang mana dia mencurigai KTA itu hasil scanning.
“Kami perthankan partai ini dengan nyawa. Partai ini lebih dari istri anak kami.
Orang ini (Robby Idong, Red) belum teruji loyalitas dan kesetiaan. Kalau besok-besok dia ditangkap korupsi, DPP (PDIP) bertanggungjawab?” seru Alex Longginus.
Alex Longginus meminta DPP PDIP mempertimbangkan kembali rekomendasi yang dibacakan pada Konfercab PDIP se-Flores. Jika permintaannya tidak didengar, maka dia bersama seluruh relawan banteng bermoncong putihakan menduduki Sekretariat DPC PDIP Sikka.*** (eny)