Sedang BAB, Penis Balita 2 Bulan di Lembata Digigit Anjing
Dibaca 661 kali
Kondisi kemaluan bayi 2 bulan di Lewoleba yang digigit anjing, Kamis (18/7) pagi
Lewoleba-SuaraSikka.com: Rabies terus mengancam kehidupan manusia. Seorang balita laki-laki berusia 2 bulan di Lewoleba Kabupaten Lembata yang sedang buang air besar (BAB), mendadak digigit anjing, Kamis (18/7) pagi. Diduga anjing yang berusia 1 bulan itu sudah terkena virus rabies.
Informasi tentang hal ini disampaikan Asep Purnama, seorang dokter di RSUD TC Hillers Maumere yang dikenal sangat peduli dengan penganggulangan rabies. Dia mengetahui informasi tersebut setelah menerima telepon dari seorang dokter yang tengah menangani bayi laki-laki yang nass itu.
“Sepertinya rabies sedang mengancam Flores dan Lembata. Baru saja saya mendapatkan indormasi via WA dari sejawat fokter di Lembata. Dia menyampaikan kasus seorang bayi yang kemaluannya digigit anjing,” tulis dokter Asep Purnama melalui WhatsApp kepada media ini, Kamis (18/7) pagi.
Dokter Asep Purnama merilis percakapan antara dia dan dokter sejawat di Lembata. Dalam percakapan itu diketahui, bayi naas tersebut sedang buang air besar (BAB).
“Digigit di penis, dokter. Anaknya lagi BAB, tempat tidur agak rendah jadi digigit,” tulis dokter dari Lewolba yang namanya dirahasiakan.
Dokter yang menangani bayi ini berkonsultasi kepada Asep Purnama, mempertanyakan boleh tidaknya memberikan vaksin anti rabies kepada si bayi. Setelah mengetahui kronologisnya, apalagi gigitan anjing pada kemaluan bayi, Asep Purnama menyarankan bayi tersebut diberikan vaksin anti rabies.
Terhadap peristiwa ini, Asep Purnama menduga virus rabies kini tengah mengepung Flores dan Lembata. Dia meminta seluruh warga masyarakat hati-hati dan waspada terhadap virus yang mematikan ini. Da menyarankan semua pemilik anjing untuk melakukan vaksinasi terhadap anjing, termasuk kucing dan kera, yang tergolong sebagai hewan penyebar rabies.*** (eny)