Dituding Kuasai Aset Desa, Yulius Welung Alasan Keamanan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 28 Agustus 2019 - 17:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 43 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Desa Nele Urung

Kantor Desa Nele Urung

Maumere-SuaraSikka.com: Kepala Desa Nele Urung Yulius Welung dituding menguasai sejumlah aset milik desa setempat. Namun sang kepala desa beralasan aset desa dibawa pulang dan disimpan di rumahnya demi keamanan dan terhindar dari kasus pencurian.
Ihwal aset desa yang dikuasai Yulius Welung, diserukan oleh warga masyarakat desa saat menggelat aksi damai di Kantor BPD Nele Urung, Selasa (27/8). Dalam salah satu poster yang dibawa pada saat aksi damai, warga menuliskan “Kembalikan Aset Desa”.
Koordinator Aksi Yohanes Paskalis mendesak BPD Nele Urung agar meminta kepala desa mengembalikan aset desa hari itu juga. Aset desa yang dicurigai dikuasai Yulius Welung, terdiri dari 1 buah keyboard, 1 perangkat sound system, 1 buah handtraktor, 1 buah genset, 1 buah laptop, dan 1 buah motor operasional.
Yulius Welung yang dimintai tanggapannya mengakui barang-barang yang merupakan aset desa itu dia bawa ke rumahnya. Menurut dia barang-barang itu masih ada di rumahnya. Dia beralasan mengamankan aset desa karena maraknya kasus pencurian di Desa Nele Urung.
“Kalau simpan di kantor, tidak aman, orang  bisa curi. Lihat saja banyak jendela kantor yang sudah tidak ada kaca. Kios yang di depan kantor ini pernah kecurian. Makanya saya simpan di rumah. Semua barang masih ada di rumah saya,” ujar dia.
Yulius Welung mengatakan jika diminta untuk dikembalikan ke kantor, dia bersedia membawa kembali aset desa tersebut. Berselang beberapa lama, seorang anak muda dengan menumpang kendaraan roda dua membawa masuk sebuah keybpard milik desa. Keyboard tersebut kenudian disimpan sementara di salah satu ruangan kantor desa.
Ketika ditanya kondisi aset desa yang berada di rumahnya, dia mengaku genset dan laptop dalam keadaan rusak. Sementara handtraktor dia sewakan ke petani di Kecamatan Magepanda. Biaya sewa handtraktor katanya akan menjadi pendapatan desa. Sedangkan motor operasional merupakan kendaraan yang selama ini dia pakai untuk kepentingan dinas.
Inspektorat Kabupaten Sikka telah melakukan pemeriksaan atas dugaan penyelewengan keuangan Desa Nele Urung. Dalam salah satu temuan tim pemeriksa, disebutkan bahwa dugaan banyak aset desa seperti kendaraan roda dua, genset, laptop Toshiba, keyboard, sound system, handtraktor, tidka berada di kantor desa, tetapi berada di rumah kepala desa, terbukti kebenarannya.*** (eny)
Baca Juga :  Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Berita Terkait

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA