Sejarah Bangsa Indonesia Tidak Bisa Dilepaskan dari Ende

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 30 November 2019 - 10:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 43 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan siswa SMA Alsiora di Kabupaten Ende Propinsi NTT mengikuti sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan oleh Anggota MPR RI Andreas Hugo Pareira, Jumat (29/11)

Ratusan siswa SMA Alsiora di Kabupaten Ende Propinsi NTT mengikuti sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan oleh Anggota MPR RI Andreas Hugo Pareira, Jumat (29/11)

Ende-SuaraSikka.com: Anggota MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira menegaskan sejarah bangsa Indonesia tidak akan bisa dilepaskan dari Kabupaten Ende. Di Kota Pancasila itu, Soekarno merumuskan ide Pancasila, dasar bernegara dan berbangsa yang mempersatukan berbagai macam suku bangsa, budaya dan agama di Indonesia.
Demikian politisi yang akrab disapa AHP, ketika menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada ratusan siswa SMA Alsiora di Kabupaten Ende Propinsi NTT, Jumat (29/11). Seluruh anggota MPR ditugaskan menggencarkan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika ke daerah pemilihannya masing-masing.
“Sejarah bangsa Indonesia tidak akan bisa dilepaskan dari Kabupaten Ende. Di Ende lah Soekarno merumuskan ide Pancasila, dasar bernegara dan berbangsa yang mempersatukan kita yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa, budaya dan agama. Empat Pilar Kebangsaan adalah fondasi dan pilar utama kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tukas politisi asal Kabupaten Sikka.
Doktor lulusan Jerman ini menjelaskan pemahaman Empat Pilar Kebangsaan penting diketahui generasi muda sejak dini karena mereka merupakan penerus masa depan bangsa dan negara.
“Sebagai pelajar dan generasi muda perlu memahami dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak sekarang. Karena di pundak kalian masa depan bangsa ini akan diserahkan. Di era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, generasi muda harus memiliki pemahaman kebangsaan yang benar sehingga dapat menangkal berita-berita hoaks yang tujuannya memecah persatuan Bangsa Indonesia,” ungkap AHP.
Anggota MPR RI dua periode ini menambahkan bahwa bekal yang paling penting dalam hidup adalah apa yang ada didapatkan dari pendidikan.
“Pendidikan harus menjadi kunci untuk menepis ancaman-ancaman radikalisme yang sedang marak di republik ini,” pesan dia.
Pada momen itu AHP juga menyinggung kemajuan teknologi. Dia memotivasi para siswa agar cerdas memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.
“Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi harus benar-benar bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kesejahteraan diri, keluarga, lingkungan dan daerah,” ingatnya kepada para siswa.
Generasi muda, kata dia, harus semakin kreatif dan inovatif dengan adanya kemajuan teknologi informasi karena dengan memiliki internet dan smartphone semua hal di dunia bisa diakses secara mudah dan real time.*** (eny)
Baca Juga :  Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Berita Terkait

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA