Kemudahan Berobat dengan JKN-KIS, Pelayanan Memuaskan
Dibaca 212 kali
Suhendra sedang dalam perawatan
Maumere-SuaraSikka.com: Suhendra, 38 tahun, merasakan sakit gigi sudah beberapa hari. , Awalnya karena makan kacang. Tiba-tiba ketika mengunyah mulai terasa sakit di bagian gigi sebelah kanan.
Sakitnya sampai membuat pusing kepala, kata pria yang akrab disapa Hendra. Dia pun terpaksa harus dua kali ke dokter gigi.
“Semenjak saya ditugaskan di Maumere sudah dua kali saya ke dokter gigi,” tutur Hendra.
Hendra merupakan seorang anggota TNI AD yang bertugas di Kodim 1603 Sikka. Dia terdaftar pada fasilitas kesehatan (faskes) di Kalimantan tempat dia bertugas sebelumnya.
“Syukurlah begitu pindah ke Maumere saya langsung pindah faskes. Dan ketika sakit begini saya tidak pusing-pusing lagi untuk berobat,” ujarnya.
Hendra mengakui senang dengan pelayanan di fasilitas kesehatan tempat dia berobat.
“Tidak ada kendala meskipun saya berobat dengan JKN-KIS. Bahkan ketika saya mendaftar pertama kali malah ditanya petugas administrasinya apakah saya punya kartu JKN-KIS atau tidak. Saya jawab tentu saya ada,” cerita Hendra saat berobat di Dokter Gigi Yosepha Candra, salah satu faskes yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Maumere.
“Saya senang memiliki kartu KIS. Bukan berarti saya mesti pakai terus, tetapi setidaknya saya dan keluarga bisa jaga-jaga ketika sakit. Malah saya dan keluarga selalu berdoa semoga selalu sehat. Toh, uang yang kita bayar setiap bulan akan bermanfaat untuk orang lain yang sakit, hitung-hitung sedekah,” ucap Hendra dengan semangat.
Salah satu manfaat yang bisa dia ceritakan adalah ketika istrinya melahirkan.
“Istri saya juga menggunakan kartu JKN-KIS. Pelayanan bidan dan perawat mulai dari istri saya kontrol setiap bulan sampai pada saat melahirkan sangat bagus. Padahal waktu itu istri saya 24 jam berada di puskesmas, dan selama itu juga bidan dan perawatnya siap siaga, tidak ada kesulitan apa pun saat saya menggunakan kartu JKN-KIS ini,” kenang dia.
Dari pengalaman ini, Hendra tidak lupa mengimbau seluruh masyarakat untuk menjadi peserta JKN-KIS.
“Sebaiknya semua masyarakat yang belum menjadi peserta JKN-KIS segera mendaftar. Karena kalau bukan sekarang kapan lagi, jangan tunggu sakit baru daftar. Justru ketika sekarang masih sehat kita harus daftar, tidak akan rugi,” imbau dia.*** (eny)