Jika Sejahterakan Pribadi, Koperasi Tunggu Tanggal Mati
Dibaca 19 kali
Suasana perayaan ekaristi RAT Tahun Buku 2019 Kopdit Bahtera Sejahtera di Kheurubim Convention Hall, Sabtu (25/1)
Maumere-SuaraSikka.com: Romo Phillipus Ola Dae memberikan pesan yang bertuah terkait semangat berkoperasi. Dia mengatakan jika aktifitas koperasi hanya untuk kesejahteraan pribadi, maka koperasi tinggal menunggu tanggal mati.
“Semangat dan kemauan kita untuk berkoperasi, sejatinya untuk kesejahteraan bersama. Kalau hanya untuk sejahterakan kelompok atau pribadi, maka tinggal tunggu tanggal mati,” pesan Praeses Seminari Tinggi Santo Petrus Ritapiret itu.
Romo Phillipus Ola Dae menyampaikan pesan moral ini ketika membawakan khotbah dalam perayaan ekaristi di Kheurubim Convention Hall, Sabtu (25/1). Perayaan ekaristi itu sendiri mengawali rangkaian kegiatan
Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2019 Koperasi Kredit Bahtera Sejahtera.

Dalam kaitan dengan itu, Romo Phillipus Ola Dae mengingatkan bahwa koperas hakikatnya adalah kumpulan manusia, bukan kumpulan uang. Karena itu sejatinya koperasi tidak hanya sekedar bagi-membagi simpanan, tetapi harus menggerakkan anggota untuk melangkah maju dalam mencapai kesejahteraan.
RAT Tahun Buku 2019 Kopdit Bahtera Sejahtera mengambil tema Meningkatkan Kesejahteraan Anggota melalui Pemberdayaan dan Pelayanan Berbasis Online. Kegiatan ini direncanakan dihadiri utusan-utusan dari Tempat Pelayanan (TP) Maumere, TP Kewapante, TP Nita, TP Wolowiro, Pengurus, Pengawas, Manajemen, dan peninjau.
Anggota Kopdit Bahtera Sejahtera sampai keadaan akhir Desember 2019 berjumlah 4.335 orang. Total aset berjumlah Rp 56.736.539.753, mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya Rp 54.574.146.113 atau setara 3 persen lebih.*** (eny)