Jika Sejahterakan Pribadi, Koperasi Tunggu Tanggal Mati

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 25 Januari 2020 - 11:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 19 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana perayaan ekaristi RAT Tahun Buku 2019 Kopdit Bahtera Sejahtera di Kheurubim Convention Hall, Sabtu (25/1)

Suasana perayaan ekaristi RAT Tahun Buku 2019 Kopdit Bahtera Sejahtera di Kheurubim Convention Hall, Sabtu (25/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Romo Phillipus Ola Dae memberikan pesan yang bertuah terkait semangat berkoperasi. Dia mengatakan jika aktifitas koperasi hanya untuk kesejahteraan pribadi, maka koperasi tinggal menunggu tanggal mati.
“Semangat dan kemauan kita untuk berkoperasi, sejatinya untuk kesejahteraan bersama. Kalau hanya untuk sejahterakan kelompok atau pribadi, maka tinggal tunggu tanggal mati,” pesan Praeses Seminari Tinggi Santo Petrus Ritapiret itu.
Romo Phillipus Ola Dae menyampaikan pesan moral ini ketika membawakan khotbah dalam perayaan ekaristi di Kheurubim Convention Hall, Sabtu (25/1). Perayaan ekaristi itu sendiri mengawali rangkaian kegiatan
Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2019 Koperasi Kredit Bahtera Sejahtera.

Jika Sejahterakan Pribadi, Koperasi Tunggu Tanggal Mati

Dalam kaitan dengan itu, Romo Phillipus Ola Dae mengingatkan bahwa koperas hakikatnya adalah kumpulan manusia, bukan kumpulan uang. Karena itu sejatinya koperasi tidak hanya sekedar bagi-membagi simpanan, tetapi harus menggerakkan anggota untuk melangkah maju dalam mencapai kesejahteraan.
RAT Tahun Buku 2019 Kopdit Bahtera Sejahtera mengambil tema Meningkatkan Kesejahteraan Anggota melalui Pemberdayaan dan Pelayanan Berbasis Online. Kegiatan ini direncanakan dihadiri utusan-utusan dari Tempat Pelayanan (TP) Maumere, TP Kewapante, TP Nita, TP Wolowiro, Pengurus, Pengawas, Manajemen, dan peninjau.
Anggota Kopdit Bahtera Sejahtera sampai keadaan akhir Desember 2019 berjumlah 4.335 orang. Total aset berjumlah Rp 56.736.539.753, mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya Rp 54.574.146.113 atau setara 3 persen lebih.*** (eny)
Baca Juga :  Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Berita Terkait

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA