Citrawati Macet di Tengah Laut, 32 Penumpang Selamat

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 31 Januari 2020 - 21:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 14 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Maumere mengevakuasi penumpang KMP Citrawati, Jumat (31/1)

Tim SAR Maumere mengevakuasi penumpang KMP Citrawati, Jumat (31/1)

Maumere-SuaraSikka.com: KMP Citrawati dikabarkan mengalami kemacetan, Jumat (31/1) di tengah perairan Laut Flores. Sebanyak 32 penumpang dan 5 anak buah kapal (ABK) berhasil diselamatkan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere I Putu Sudayana yang dikonfirmasi terkait hal ini membenarkan peristiwa tersebut. Dia bersyukur karena semua penumpang dan ABK dalam kondisi selamat.
Dia menjelaskan KMP Citrawati bertolak dari Pelabuhan Laurens Say Maumere menuju Pulau Pemana. Di sekitar perairan Pulau Besar, sekitar pukul 14.00 Wita, mendadak mesin kapal mengalami gangguan. Praktis kapal pun terombang-ambing dihantam gelombang.
Citrawati Macet di Tengah Laut, 32 Penumpang Selamat
Suasana evakuasi penumpang KMP Citrawati
Kantor Basarnas Maumere yang menerima informasi satu jam sesudahnya, langsung menurunkan personil ke lokasi kejadian. Tim SAR Maumere pun segera melakukan evakuasi penumpang secara bertahap.
Sambil Tim SAR melakukan evakuasi penumpang, sejumlah ABK melakukan perbaikan mesin kapal. Kurang lebih 2 jam lamanya, mesin kapal pun berhasil normal kembali.
Citrawati akhirnya melanjutkan perjalanan ke Pulau Pemana, dan baru bersandar sekitar pukul 18.30 Wita. Dalam perjalanan lanjutan itu, Citrawati dikawal kapal penumpang lain untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi masalah yang sama.
“Syukurlah semua bisa teratasi dengan baik. Ini berkat kerja sama semua pihak,” ungkap Putu Sudayana.
Secara khusus dia menyampaikan apresiasi kepada Tim Rescuer Kansar Maumere, Crew RB 212 Maumere, Kepala Desa Pulau Pemana dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan evakuasi penumpang dan KMP Citrawati.*** (eny)
Baca Juga :  Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terkait

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA