Maumere-SuaraSikka.com: Sepasang suami istri dari Desa Nebe Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka dipastikan akan menjalani rapid test, Minggu (12/4), sekitar pukul 15.00 Wita sebentar.
“Hari ini kami lakukan pemeriksaan rapid test untuk mereka 2. Sebentar jam 15.00 Wita,” jelas Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus Minggu (12/4).
Pasangan suami istri ini dievakuasi Satgas Covid Sikka dari rumah mereka di Nebe, Sabtu (11/4) malam. Evakuasi dilakukan untuk kepentingan keamanan sekaligus pemeriksaan kesehatan. Petrus Herlemus masih merahasiakan identitas dua orang ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dua orang ini dievakuasi, menyusul informasi terkait seseorang yang pernah melakukan kontak fisik dengan EA, pria asal Kabupaten Alor yang terpapar positip Covid 19. Diketahui, laki-laki yang berasal dari Nebe pernah bertemu dengan EA di Bali, dan keduanya sempat melakukan kontak fisik.
Dari Bali, laki-laki asal Nebe ini pulang kembali ke kampung halamannya, melalui Bandara Frans Seda Maumere. Setelah penelusuran, melanjutkan informasi dari Wakil Walikota Kupang, akhirnya pria dari Nebe ini bersama istrinya, diamankan di Maumere.
Pasangan suami istri ini sejak Sabtu (11/4) malam dikarantinakan di Gedung SCC. Awalnya warga yang sedang menjalani karantina di tempat itu menolak kehadiran suami istri ini. Namun setelah diberikan pemahaman, akhirnya dua orang ini menjalani karantina di Gedung SCC.
Petrus Herlemus menyampaikan suami istri ini mendapat perlakuan yang sama seperti warga karantina yang lain. Perkembangan tentang dua orang ini, lanjutnya, baru akan diketahui setelah rapid test pertama petang nanti.*** (eny)















